Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Negara-negara Uni Eropa (UE) terbelah mengenai rencana penerapan sanksi baru untuk Rusia. Sebanyak 27 anggota blok tersebut masih belum mencapai konsensus ide yang melarang kunjungan turis dari Negeri Beruang Merah.
"Sambil memahami keprihatinan beberapa negara anggota dalam konteks ini, kita tidak boleh meremehkan kekuatan transformatif dari pengalaman hidup dalam sistem demokrasi secara langsung, terutama untuk generasi mendatang," ungkap pernyataan bersama Prancis dan Jerman.
Sikap kedua negara tersebut bertentangan dengan anggota UE lain yang menyetujui pembatasan visa untuk warga negara Rusia. Pernyataan itu muncul menjelang pertemuan para menteri luar negeri UE di Praha pada Rabu (30/8).
"Kebijakan visa kami harus mencerminkan hal itu dan terus memungkinkan kontak orang-ke-orang di UE dengan warga negara Rusia yang tidak terkait dengan pemerintah Rusia," lanjut keterangan tersebut.
Kanselir Jerman Olaf Scholz sendiri sebelumnya menganggap banyak warga Rusia yang tidak sepakat dengan rezim Presiden Vladimir Putin. Menurut dia, "semua keputusan yang kita buat seharusnya tidak memperumit mereka untuk kebebasan dan meninggalkan negara itu, untuk menjauh dari kepemimpinan dan kediktatoran mereka di Rusia," paparnya.
Proposal larangan visa untuk warga Rusia diinisiasi Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky. Dia beralasan banyak warga Rusia yang diam dengan aksi pemerintah negara itu menyerang Ukraina sehingga perlu ada tekanan semacam itu.
Sementara Finlandia, negara yang berbagi perbatasan sepanjang 830 mil dengan Rusia, telah mengumumkan pembatasan visa untuk warga Rusia. Mulai 1 September, negara itu hanya akan memberikan 500 visa per hari bagi warga Rusia.
Direktur Jenderal untuk Layanan Konsuler di Kementerian Luar Negeri Finlandia Jussi Tanner mengatakan bahwa maksimal 20% dari kuota tersebut akan dialokasikan untuk visa turis. Ini artinya tidak lebih dari 100 visa turis akan tersedia per hari.
Pembatasan ini didukung Perdana Menteri (PM) Finlandia, Sanna Marin. Alasannya perjalanan ke Eropa bagi warga Rusia adalah hak istimewa dan bukan hak dasar.
Estonia juga melarang kunjungan warga Rusia. Republik Ceko dan Latvia juga telah mendukung rancangan yang akan digodok semua anggota UE tersebut. (Reuters/OL-12)
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
FIFA PASS resmi hadir untuk mempermudah visa Amerika Serikat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Simak fitur, cara kerja, dan syaratnya di sini.
Pengetatan visa Donald Trump mengancam trafik suporter di Miami sebagai host Piala Dunia 2026. Simak dampak ekonomi dan skema FIFA PASS di sini.
Kebijakan visa ketat Donald Trump mulai mengancam kelancaran Grup C Piala Dunia 2026. Maroko dan Brasil hadapi ketidakpastian akses ke Amerika Serikat.
Kebijakan visa ketat Presiden Donald Trump mengancam kehadiran ribuan suporter di Piala Dunia 2026. Simak dampak bagi fans sepak bola global.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung, mengapresiasi kolaborasi antara Bank Jakarta dan Visa. Menurutnya, kerja sama ini menjadi langkah strategis agar berdaya saing global.
Keberhasilan penerapan Electronic Travel Authorization (ETA) di Afrika Selatan membuka peluang bagi negosiasi lanjutan dengan sejumlah mitra strategis, termasuk Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved