Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
JUMLAH warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban penyekapan dan penipuan perusahaan scam online di Kamboja semakin bertambah. Hingga Kamis (4/8) ini, ada 91 WNI yang ditampung oleh KBRI Phnom Penh. Namun, secara prinsip ada 70 WNI yang siap Direpatriasi dari Kamboja.
Demikian disampaikan Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi sesudah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Kamboja Sor Kheng pada Kamis siang. Pertemuan itu digelar di sela-sela acara pertemuan menteri luar negeri seluruh ASEAN.
"Waktu kita ketemu Selasa (2/8) angkanya 62 orang. Sekarang sudah 70. Dari 70 ini, wawancara dan verifikasi semuanya sudah dilakukan dan mereka secara prinsip sudah bisa direpatriasi, pulang," kata Retno saat press briefing di Phnom Penh.
Retno menambahkan, ada tiga poin yang disampaikan kepada Sor Kheng. Pertama ialah penanganan 62 WNI korban penyekapan perusahaan di Sihanoukville yang kini bertambah menjadi 70 orang.
"Ada proses di Kamboja yaitu mengenai exitnya dan juga denda karena ada WNI yang overstayer. Saya bicara dengan Mendagri untuk mempercepat proses exitnya dan saya meminta karena mereka ini korban saya mohon agar dikaji ulang dendanya. Akhirnya beliau sepakat untuk mempercepat dan sebagian dari 70 itu sudah bisa pulang bersama dengan Direktur Pelindungan WNI Judha Nugraha," tutur Retno.
Baca juga: 12 WNI Korban Penyekapan Akhirnya Direpatriasi ke Indonesia
Poin kedua yakni penanganan terhadap sisanya karena patut diduga jumlah tersebut akan terus bertambah. Dari interview Menlu Retno terhadap perwakilan WNI pada Selasa (2/8) lalu, terdapat indikasi bahwa jumlahnya cukup besar. Diduga ada sekitar 900 orang WNI yang berada di wilayah Sihanoukville, tempat berbagai perusahaan scam online beroperasi.
"Yang saya sampaikan kepada Mendagri dan Kepala Kepolisian Kamboja tolong dilihat apakah masih ada yang lainnya. Saya percaya akan ada yang lainnya. Tapi ini kan masalah waktu, pembuktian, dan sebagainya," imbuh Retno.
Hal lainnya yang dibahas Retno adalah pencegahan agar kasus tersebut tidak berulang kembali. Untuk itu, ia menyampaikan pentingnya perlindungan terhadap WNI yang bekerja di Kamboja, penegakan hukum terhadap pelaku TPPO, serta kerja sama antar Instansi Imigrasi Kamboja-Indonesia.
"Jadi kerja sama antar-Imigrasi itu penting. Saya sampaikan juga kepada Kamboja bahwa dari informasi para WNI, sebagian besar dari mereka atau bahkan semuanya saat tiba di Kamboja tidak melalui proses Imigrasi. Jadi datang dijemput melalui jalan khusus dan sebagainya. Ini informasi yang saya sampaikan untuk kemudian ditindaklanjuti. Buat kita ada data dan sebagainya kemudian untuk ditindaklanjuti," tegas Retno.
Lebih jauh Retno mengatakan bahwa Mendagri Kamboja siap untuk bekerja sama termasuk untuk segera menandatangani nota kesepahaman (MoU) tentang pemberantasan transnational organized crime yang di dalamnya terdapat TPPO.
"Beliau sudah menunjuk contact person, kita sudah. Mudah-mudahan MoU selesai, payung hukumnya sudah punya, situasi sekarang kita sampaikan, yang tersisa kita sampaikan, pencegahan sudah kita sampaikan. Jadi itu yang saya lakukan untuk para WNI kita," pungkasnya. (A-2)
Otoritas Kamboja tangkap 81 WNA terkait sindikat romance scam. Pasca-operasi besar, sekitar 223.610 warga asing dilaporkan kabur meninggalkan negara tersebut.
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
Untuk dua minggu ke depan, tercatat 257 WNI yang telah membeli tiket penerbangan ke Indonesia.
SCAM Kamboja bukan sekadar cerita kriminal lintas negara atau kisah tragis warga negara yang terjerat pekerjaan palsu di luar negeri.
WNI yang memerlukan dokumen perjalanan sementara dan telah memperoleh fasilitasi keringanan denda keimigrasian juga disebut membeli tiket kepulangan secara mandiri.
Chen Zhi diekstradisi dari Kamboja ke Tiongkok pada Januari 2026. Menguak skandal judi online, penipuan kripto Rp237 Triliun dan perbudakan modern di Kamboja.
KBRI Riyadh pantau ketat kondisi WNI di Arab Saudi imbas eskalasi Timur Tengah. Simak wilayah yang perlu diwaspadai dan nomor hotline darurat KBRI di sini.
Kemlu RI bersama seluruh Perwakilan RI di kawasan Timur Tengah terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan para WNI di wilayah yang terdampak situasi di Timur Tengah
Otoritas Kamboja tangkap 81 WNA terkait sindikat romance scam. Pasca-operasi besar, sekitar 223.610 warga asing dilaporkan kabur meninggalkan negara tersebut.
Data 2020-2025 menunjukkan sebagian besar permohonan WNA dan anak hasil perkawinan campuran ditolak, menegaskan nilai tinggi status WNI.
Rissalwan Habdy Lubis menanggapi kasus viral alumni LPDP cukup saya WNI, anak jangan. Ia mengatakan masyarakat harus memahami bahwa beasiswa LPDP merupakan investasi negara.
Kemenlu RI memastikan 65 warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Jalisco, Meksiko, dalam kondisi aman menyusul situasi keamanan yang memburuk setelah tewasnya pemimpin Kartel El Mencho
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved