Minggu 24 Juli 2022, 19:50 WIB

Panglima Militer AS: Indonesia Negara Penting Bagi Kami

Yakub Pryatama Wijayaatmaja | Internasional
Panglima Militer AS: Indonesia Negara Penting Bagi Kami

Antara
Panglima TNI Jenderal  Andika Perkasa berbincang dengan Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Mark Milley.

 

US Chairman of The Joint chiefs of Staff General Mark. A Milley menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara yang penting bagi Amerika Serikat (AS).

Hal itu diungkapkan Milley saat mengunjungi Panglima Jenderal TNI Andika Perkasa di Mabes TNI, Jakarta, pada Minggu (24/7) ini.

"Indonesia penting bagi Asia Tenggara dan penting bagi Asia, juga negara penting bagi seluruh dunia," kata Milley.

Baca juga: Jenderal Andika Pastikan Kontainer Senjata Milik AS Bukan Ilegal

Pasalnya, lanjut Milley, lebih dari dua pertiga perdagangan internasional melewati wilayah Pasifik. Lalu, sebagian besar datang lewat jalur perairan di Indonesia.

Dirinya menilai Indonesia sebagai negara terbesar keempat dan negara Muslim terbesar, serta memiliki militer profesional yang tangguh. Pun, militer Indonesia juga merupakan mitra dari militer AS.

"Kita akan bahu membahu bersama TNI dan rakyat Indonesia, dengan tujuan yang sama, yaitu kebebasan (freedom)," tuturnya.

Baca juga: Pelindo: Senjata Militer AS di Luar Manifes Sudah Diurus TNI AD

"Salah satu kepentingan AS sebagai kekuatan di Pasifik adalah kami yakin kebebasan di Pasifik. Kami yakin itu juga kepentingan Indonesia," sambung Milley.

Pihaknya siap mendukung akses informasi bagi Indonesia dan negara di kawasan Asia Tenggara, yang berniat memperkuat kerja sama di masa mendatang.(OL-11)

Baca Juga

AFP/JOEL SAGET

Salman Rushdie dan Karyanya yang Kontroversial

👤Mesakh Ananta Dachi 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 04:45 WIB
Rushdie, keturunan India beragama Islam, yang memproklamirkan dirinya sebagai “Ateis garis keras”, menjadi terkenal setelah...
AFP/Hector RETAMAL

Shanghai Perpanjang Tes Wajib Covid-19 hingga September

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 20:50 WIB
Warga yang tidak memiliki catatan tes asam nukleat dalam waktu tujuh hari akan ditandai dengan kode kuning di sistem kesehatan...
ANTARA/Irwansyah Putra

Paspor RI Ditolak di Jerman, Ini Solusi dari Ditjen Imigrasi

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 13 Agustus 2022, 19:00 WIB
Ditjen Imigrasi sejak 2019 menerbitkan paspor elektronik dan nonelektronik tanpa adanya kolom tanda tangan dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya