Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU penembakan terhadap mantan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Tetsuya Yamagami, (41), mengatakan perbuatannya itu didorong ketidakpuasan terhadap kinerja korbannya itu saat memimpin negaranya. Bukan hanya melukai, Tetsuya berniat menghabisi nyawa Abe.
"Yamagami mengatakan kepada polisi bahwa dia ingin membunuh Abe," ungkap laporan media Jepang, NHK, Jumat (8/7).
Polisi menangkap Tetsuya atas dugaan percobaan pembunuhan setelah Abe tersungkur dan bersimbah darah. Sementara Abe diberi pertolongan oleh tim medis kemudian diterbangkan ke rumah sakit dalam keadaan henti jantung.
Seorang reporter NHK yang berada di tempat kejadian pada saat penembakan melaporkan mendengar dua suara tembakan sebelum Abe pingsan.
Menurut pemadam kebakaran setempat, Abe terluka di sisi kanan lehernya dan di dada kirinya. Menteri Pertahanan Jepang yang juga adik Abe, Nobuo Kishi mengatakan Abe sempat dirawat dan mendapatkan transfusi darah.
Kishi mengetahui laporan bahwa tersangka telah bekerja untuk Pasukan Bela Diri Maritim dan berkata "Saya bekerja sama dengan penyelidikan polisi, jadi saya akan menahan diri dari komentar lebih lanjut."
Baca juga: Putin Sebut Meninggalnya Shinzo Abe sebagai Kehilangan tidak Tergantikan
Ia mengatakan akan mengungkap kasus ini hingga tuntas dengan mengabaikan latar belakang pelaku. "Tidak peduli apa latar belakang Anda, itu tidak dimaafkan," tegasnya.
Pihak kepolisian mengungkap Tetsuya pernah bergabung di Pasukan Bela Diri Maritim Jepang. Tetsuya melepaskan dua peluru dari shotgun rakitan yang salah satunya mengenai dada sebelah kiri Abe.
Tetsuya mendapatkan senjata untuk menembak Abe dari pasar gelap sekitar Rp500 ribu. Saat kejadian Abe sedang menyampaikan pidato politik untuk mendukung juniornya maju sebagai anggota Majelis Tinggi.
Kementerian Pertahanan Jepang membenarkan bahwa Tetsuya pernah bergabung di Pasukan Bela Diri Maritim Jepang selama tiga tahun hingga 2005.
Namun Badan Kepolisian Nasional Jepang menjelaskan perannya tidak diketahui di kesatuan tersebut. Shinzo Abe menghembuskan nafas terakhirnya setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit. (OL-4)
Investigasi atas penembakan Alex Pretti di Minneapolis mengungkap perbedaan tajam antara klaim pemerintah dan rekaman video. Keluarga korban sebut narasi pemerintah sebagai "kebohongan".
NRA dan kelompok lobi senjata AS menuntut transparansi dalam kasus penembakan perawat Alex Pretti di Minneapolis. Ada perbedaan versi antara saksi dan pemerintah.
Kesaksian baru mengungkap detik-detik penembakan Alex Pretti di Minneapolis. Otoritas Minnesota gugat pemerintahan Trump atas dugaan penghilangan barang bukti.
Analisis video CNN mengungkap fakta mengejutkan dalam kasus penembakan Alex Pretti. Agen federal tampak telah mengamankan senjata sebelum tembakan fatal beruntun terjadi.
Video terbaru mengungkap kronologi penembakan Renee Nicole Good oleh agen ICE di Minneapolis. Korban sempat berkata “saya tidak marah” sebelum ditembak.
Penembakan yang menewaskan Renee Nicole Macklin Good, 37 tahun, pada Rabu lalu kini menjadi sorotan tajam publik dan aparat penegak hukum.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
Dalam seri ini, Pikotaro membayangkan kembali setiap prefektur Jepang melalui sudut pandang yang jenaka, penuh humor, dan eksperimen lintas genre.
Sebuah helikopter wisata berpenumpang turis asal Taiwan dilaporkan hilang di kawasan Gunung Aso, Jepang. Tim SAR menemukan objek diduga puing di dalam kawah.
Pengadilan Jepang segera menjatuhkan vonis bagi Tetsuya Yamagami, pembunuh mantan PM Shinzo Abe.
Kemendag menggandeng Organisasi Perdagangan Luar Negeri Jepang (Japan External Trade Organization/Jetro) guna mendorong produk lokal Indonesia menembus jaringan ritel Jepang.
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved