Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Israel mengatakan pada Sabtu (2/7) bahwa mereka mencegat tiga pesawat tak berawak yang diluncurkan oleh Hizbullah yang menuju ke ladang gas lepas pantai di Mediterania. Ini terjadi saat meningkatnya ketegangan antara Israel dan Libanon.
"Tiga pesawat tak berawak musuh yang mendekati wilayah udara di perairan ekonomi Israel telah dicegat," kata militer dalam suatu pernyataan. Ia menambahkan bahwa pesawat tak berawak itu menuju ladang gas Karish.
Drone itu tidak dipersenjatai dan tidak menimbulkan risiko, kata sumber militer Israel. Satu drone dicegat oleh jet tempur dan dua lainnya oleh kapal perang, sumber tersebut menambahkan.
Baca juga: Iran Kutuk Serangan Israel di Suriah Lukai Warga Sipil
Gerakan Hizbullah Libanon yang didukung Iran dalam pernyataan mengonfirmasikan pihaknya meluncurkan pesawat tak berawak ke daerah lepas pantai itu. "Pada Sabtu sore, tiga pesawat tak berawak diluncurkan ke arah ladang Karish yang disengketakan untuk misi pengintaian," kata kelompok Syiah itu dalam suatu pernyataan.
"Misi itu selesai," tambahnya tanpa menyebutkan intersepsi Israel. Libanon mengutuk Israel bulan lalu ketika kapal yang disewa oleh Israel dan dioperasikan oleh perusahaan energi Yunani yang terdaftar di London Energean memasuki ladang Karish.
Hizbullah pada saat itu memperingatkan Energean agar tidak melanjutkan kegiatannya. "Tujuan langsungnya mencegah musuh mengekstraksi minyak dan gas dari ladang gas Karish," kata pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dalam pidato yang disiarkan televisi.
Baca juga: Palestina Serahkan Peluru yang Bunuh Abu Akleh ke Tim Forensik AS
Hizbullah tidak akan, "Berdiam diri dan tidak melakukan apa-apa dalam menghadapi penjarahan (Israel) kekayaan alam Libanon yang merupakan satu-satunya harapan untuk keselamatan rakyat Libanon," ia memperingatkan. Libanon dan Israel melanjutkan negosiasi di perbatasan maritim mereka pada 2020, tetapi prosesnya terhenti oleh klaim Beirut bahwa peta yang digunakan oleh PBB dalam pembicaraan perlu dimodifikasi.
Libanon awalnya menuntut 860 kilometer persegi (330 mil persegi) perairan yang dikatakan dalam sengketa tetapi kemudian meminta tambahan 1.430 kilometer persegi (552 mil persegi), termasuk bagian dari ladang Karish. Israel mengeklaim bahwa ladang itu terletak di perairannya dan bukan bagian dari wilayah yang disengketakan yang tunduk pada negosiasi yang sedang berlangsung.
Perdana Menteri sementara Israel Yair Lapid mengatakan Sabtu bahwa Israel tahu cara menggunakan kekuatannya melawan setiap ancaman dan melawan setiap musuh, tanpa secara khusus menyebutkan drone yang dicegat. "Saya mengatakan kepada semua orang yang mencari kematian kami, dari Gaza ke Teheran, dari pantai Libanon ke Suriah, 'Jangan uji kami,'" katanya dalam pidato pertamanya sebagai perdana menteri.
Baca juga: Eksekusi Mati Di Iran Melonjak Lebih dari Dua Kali Lipat
Lapid mulai menjabat pada Jumat setelah pembubaran parlemen Israel, pendahuluan untuk pemilihan legislatif baru yang akan diadakan pada 1 November. Libanon dan Israel secara teknis tetap berperang dan tidak memiliki hubungan diplomatik. Penjaga perdamaian PBB berpatroli di perbatasan.
Israel melakukan perang yang menghancurkan dengan Hizbullah pada 2006 dan menganggap kelompok yang didukung Iran sebagai salah satu musuh utamanya. Pada pertengahan Juni, seorang pejabat yang dekat dengan negosiasi perbatasan maritim mengatakan kepada AFP bahwa Libanon mengajukan tawaran kepada mediator kunjungan AS yang menahan tuntutan untuk bagian-bagian Karish, tetapi termasuk klaim atas semua bidang yang terpisah. (AFP/OL-14)
Eskalasi di Libanon meningkat setelah militer Israel meluncurkan serangkaian serangan udara ke pinggiran Beirut dan menangkap dua anggota pasukan komando Hizbullah.
PM Israel Benjamin Netanyahu tegaskan serangan ke Iran dan Libanon terus berlanjut meski ada klaim kesepakatan dari Donald Trump. Pakistan tawarkan diri jadi mediator.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Militer Israel (IDF) memulai operasi darat terbatas di Libanon Selatan guna melumpuhkan infrastruktur Hizbullah. Simak perkembangan konflik dan dampaknya bagi warga sipil.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved