Kamis 30 Juni 2022, 15:45 WIB

Unilever Jual Ben & Jerry's, Israel Sambut dengan Gembira

Mediaindonesia.com | Internasional
Unilever Jual Ben & Jerry

AFP/Ahmad Gharabli.
Seorang pria berjalan melewati toko es krim Ben & Jerry's yang tutup di kota Yavne, 30 kilometer selatan Tel Aviv, Israel, tahun lalu.

 

UNILIVER pada Rabu (29/6) mengumumkan penjualan sahamnya di perusahaan es krim Ben & Jerry's di Israel kepada pemegang lisensi berbasis lokal. Ini membuka jalan bagi penjualan es krim baru di permukiman ilegal Tepi Barat.

Pada Juli tahun lalu, Ben & Jerry's milik Unilever mengumumkan tidak akan lagi menjual es krimnya di wilayah Palestina yang diduduki Israel yang direbut negara Yahudi itu pada 1967. Dikatakan menjual es krim di wilayah Palestina yang diduduki Israel, "Tidak konsisten dengan nilai-nilai kami," meskipun berencana untuk tetap menjual produknya di Israel.

Perusahaan induk Unilever mengatakan pada Rabu bahwa pihaknya telah, "Menjual kepemilikan bisnis Ben & Jerry's di Israel kepada Avi Zinger sebagai pemegang lisensi yang berbasis di Israel saat ini. Kebijakan baru ini berarti Ben & Jerry's akan dijual dengan nama Ibrani dan Arab di seluruh Israel dan Tepi Barat di bawah kepemilikan penuh pemegang lisensi saat ini," katanya dalam suatu pernyataan.

Zinger terus memproduksi es krim di pabriknya di pinggiran kota Tel Aviv dan mendistribusikannya ke permukiman Israel. Ini bertentangan dengan keputusan Ben & Jerry's. "Setelah berbulan-bulan negosiasi yang panjang, kami berhasil mengamankan produksi dan penjualan es krim tercinta kami  di Israel dan Yudea serta Samaria," kata Zinger, Rabu, menggunakan istilah Alkitab untuk Tepi Barat.

Baca juga: AS dan Iran Mulai Bahas Kesepakatan Nuklir di Qatar

Ratusan ribu pemukim Yahudi tinggal di Tepi Barat yang dijajah Israel dan Jerusalem timur. Mereka dalam komunitas yang secara luas dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Warga Palestina telah mendukung langkah perusahaan itu tahun lalu. Ini dilihat sebagai kemenangan bagi gerakan BDS yang menyerukan boikot, divestasi, dan sanksi negara Yahudi akibat perlakuan buruk terhadap warga Palestina.

Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid menyambut baik keputusan itu. "Memastikan bahwa pabrik Ben & Jerry's serta tenaga kerjanya yang beragam akan dilindungi," katanya dalam pernyataan bersama dengan Menteri Ekonomi Orna Barbivai. Ini juga berarti, "Pelanggannya baik Yahudi dan Muslim, Israel dan Palestina, tidak akan menjadi sasaran kampanye delegitimasi terhadap Israel," tambah pernyataan itu.

"Antisemitisme tidak akan mengalahkan kita, bahkan dalam hal es krim," kata Lapid seperti dikutip. "Kami akan melawan delegitimasi dan kampanye BDS di setiap arena."

Baca juga: Gereja Jerusalem Kutuk Langkah Yudaisasi Israel di Tanah Dekat Al-Aqsa

Didirikan di Amerika Serikat pada tahun 1978, Ben & Jerry's dikenal karena memperjuangkan tujuan progresif, termasuk melindungi lingkungan dan mempromosikan hak asasi manusia. Tahun lalu, Perdana Menteri Naftali Bennett mengatakan Israel akan menggunakan semua alat yang ada untuk melawan keputusan Ben & Jerry's.

Unilever pada Rabu mengatakan tidak pernah menyatakan dukungan untuk gerakan BDS. Perusahaan itu pun tidak berniat mengubah posisi itu. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Hector RETAMAL

Varian Omikron Muncul Lagi di Xinjiang dan Tibet saat Puncak Liburan

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 23:30 WIB
Selama 1-21 Juli 2022, Xinjiang telah menerima 25,5 juta wisatawan atau naik 15,7% jika dibandingkan dengan periode yang sama...
AFP/Tang Chhin Sothy.

UE Serahkan Teks Final Kesepakatan Nuklir, Respons AS dan Iran Ditunggu

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 22:53 WIB
Uni Eropa mengatakan Selasa (9/8) bahwa mereka mengharapkan Teheran dan Washington untuk sangat cepat menanggapi teks final yang...
AFP/Anwar Amro.

Hizbullah Peringatkan Israel tidak Serang Milisi Palestina di Libanon

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 09 Agustus 2022, 22:42 WIB
Pemimpin Hizbullah Libanon Sayyed Hassan Nasrallah, Selasa (9/8), memperingatkan Israel agar tidak memperluas target serangannya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya