Rabu 29 Juni 2022, 09:56 WIB

Novartis akan PHK hingga 8.000 Pekerja secara Global

mediandonesia.com | Internasional
Novartis akan PHK hingga 8.000 Pekerja secara Global

Dok.AFP
Kantor pusat perusahaan farmasi Novartis, Swis.

 

PERUSAHAAN farmasi Novartis menyatakan program restrukturisasi yang diumumkan sebelumnya dapat menyebabkan 8.000 pekerja dipangkas atau sekitar 7,4 persen dari tenaga kerja globalnya, termasuk hingga 1.400 di Swiss, Selasa (28/6) waktu setempat.

Pemutusan hubungan kerja (PHK), yang sebelumnya diproyeksikan oleh Kepala Eksekutif Vas Narasimhan berada dalam "ribuan satu digit", adalah bagian dari program restrukturisasi yang diumumkan oleh kelompok farmasi Swiss pada April, yang menargetkan penghematan setidaknya 1 miliar dolar AS pada 2024.

Novartis mengatakan dalam sebuah pernyataan surel bahwa pihaknya telah membuat kemajuan yang baik dalam menerapkan struktur organisasi baru yang melibatkan integrasi unit bisnis farmasi dan onkologi serta akan mengarah pada penghapusan peran di seluruh organisasi.

Pernyataan itu mengkonfirmasi laporan sebelumnya oleh surat kabar Swiss TagesAnzeiger tentang pemotongan tersebut.

"Restrukturisasi ini berpotensi berdampak pada 1.400 posisi yang berbasis di Swiss, dari sekitar 8.000 posisi yang terkena dampak secara global," kata perusahaan itu, seraya menambahkan bahwa saat ini memiliki 108.000 karyawan secara global, termasuk 11.600 di Swiss.

Sebagai bagian dari perombakan organisasi yang diresmikan pada April, dikatakan bahwa pemotongan biaya akan terutama dari menghilangkan struktur yang tumpang tindih karena tidak akan lagi menjalankan bisnis obat-obatan onkologi dan non-onkologi secara terpisah.

Novartis mengatakan struktur baru akan diterapkan selama beberapa bulan ke depan.

CEO Narasim berusaha untuk meningkatkan kredensial efisiensinya karena perusahaan obat besar Swiss itu menerima rejeki nomplok besar, termasuk 20,7 miliar dolar AS tahun lalu dari penjualan 33 persen sahamnya di Roche kembali ke saingan Swiss, dan dari kemungkinan penjualan unit Sandoz-nya, pembuat obat generik murah.

Novartis mengatakan akan menyelesaikan tinjauan Sandoz pada akhir tahun.

Meskipun ada rencana untuk membeli kembali saham senilai 15 miliar dolar AS, Novartis mengatakan akan mempertahankan daya beli yang cukup untuk membeli perusahaan dan teknologi guna meningkatkan prospek pertumbuhannya. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Beijing dan Shanghai Telah Lepas dari Bayangan Penularan Omikron

Baca Juga

Tangkapan layar video dari Dimitri Flores

Minta Bantuan Lewat Medsos, Penyintas Kecelakaan Helikopter di Hutan Panama Berhasil Diselamatkan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Jumat 12 Agustus 2022, 07:45 WIB
Tim penyelamat melakukan pencarian setelah politisi Dimitri Flores, salah satu penyintas kecelakaan itu, mengunggah video meminta bantuan...
AFP

Ukraina Minta Indonesia Bantu Muslim Tatar yang Menderita akibat Serangan Rusia

👤Ant 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:14 WIB
Menurut Hamianin, Muslim Tatar mendapat tekanan dari...
AFP/Lillian Suwanrumpha.

Ulama Top Taliban Tewas akibat Bom Bunuh Diri

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:07 WIB
Rahimullah Haqqani, yang baru-baru ini berbicara di depan umum mendukung anak perempuan diizinkan bersekolah, telah selamat dari setidaknya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya