Rabu 29 Juni 2022, 07:17 WIB

Erdogan Cabut Penolakan terhadap Finlandia dan Swedia Bergabung dengan NATO

Basuki Eka Purnama | Internasional
Erdogan Cabut Penolakan terhadap Finlandia dan Swedia Bergabung dengan NATO

AFP/Adem ALTAN
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan

 

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, Selasa (28/6), mencabut keberatannya atas bergabungnya Swedia dan Finlandia di NATO setelah bertemu dengan kedua pemimpin negara itu di Madrid.

Erdogan dengan keras kepala menolak memberi lampu hijau bagi permohonan kedua negara itu bergabung dengan NATO, sebagai tanggapan atas invasi Rusia ke Ukraina, meski negara-negara anggota NATO lainnya telah membuka jalan bagi Swedia dan Finlandia.

Turki berpeluang memveto bergabungnya Swedia dan Finlandia ke NATO mengingat seluruh negara anggota harus menyetujui masuknya anggota baru.

Baca juga: Tujuh Negara Anggota NATO Dukung Swedia dan Finlandia

Namun, Selasa (28/6) malam, kantor kepresiden Turki mengatakan Erdogan sepakat mendukung Swedia dan Finladia bergabung dengan NATO karena Ankara telah mendapatkan apa yang mereka inginkan.

"Turki telah mendapatkan apa yang mereka inginkan dalam perang melawan organisasi teroris," ungkap kantor kepresiden Turki menjelang KTT NATO di Madrid.

Sebelumnya, Ankara menuding Finlandia dan Swedia menampung militan Kurdi, yang selama ini menggelar pemberontakan melawan Turki.

Kedua negara itu juga sepakat mencabut embargo senjata terhadap Turki yang mereka berlakukan sebagai tanggapan atas invasi Ankara ke Suriah.

Turki, Selasa (28/6), menandatangani memorandum besama Swedia dan Finlandia yang mendukung kedua negara itu menjadi anggota NATO.

Keputusan Turki itu diambil setelah Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg memediasi pembicaraan antara Erdogan dan para pemimpin Swedia dan Finlandia di Madrid.

"Saya dengan gembira mengumumkan telah tercapai kesepakatan yang membuka jalan bagi Finlandia dan Swedia untuk bergabung dengan NATO," ungkap Stoltenberg.

Dia menambahkan kesepatan itu mengatasi kekhawatiran Turki terkait ekspor senjata api dan perang melawan terorisme. (AFP/OL-1)
 

Baca Juga

DOK.KEMENLU

Kemenlu Kembali Pulangkan 14 WNI Korban Penipuan dari Kamboja

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:45 WIB
Proses pemulangan tersebut merupakan tindak lanjut hasil pertemuan Menlu RI dengan Mendagri Kamboja dan Kepala Kepolisian Kamboja pekan...
AFP/Mohammed Abed.

Konflik Mematikan Palestina dan Israel sejak 2014

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 21:33 WIB
Menyusul gejolak pertempuran terburuk di Gaza sejak perang 11 hari tahun lalu, berikut ini tinjauan kembali pada konflik mematikan...
AFP/Mohammed Abed.

Israel Runtuhkan Rumah Warga Palestina Diduga Membunuh dengan Kapak

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 08 Agustus 2022, 19:59 WIB
Israel menghancurkan rumah dua pemuda Palestina di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (8/8). Keduanya dicurigai melakukan serangan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya