Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
RUSIA memperoleh 93 miliar euro (US$98 miliar) dari ekspor bahan bakar fosil selama 100 hari pertama invasinya di Ukraina.
Menurut laporan Pusat Penelitian Energi dan Udara Bersih (CREA), sebagian besar bahan bakar dikirim ke Uni Eropa. Ukraina pun mendesak negara-negara Barat untuk memutuskan semua perdagangan dengan Rusia.
Awal bulan ini, Uni Eropa setuju untuk menghentikan sebagian besar impor minyak dari Rusia. Meski blok tersebut bertujuan mengurangi pengiriman gas hingga dua pertiga tahun ini, embargo nyatanya belum terjadi saat ini.
Baca juga: Lebih dari 1.000 Tentara Ukraina Dikirim ke Rusia untuk Penyelidikan
Dari laporan tersebut, diketahui Uni Eropa mengambil 61% dari ekspor bahan bakar fosil Rusia selama 100 hari pertama perang di Ukraina. Nilai impor yang dicatatkan Uni Eropa mencapai 57 miliar euro (US$60 miliar).
Importir teratas untuk bahan bakar fosil dari Rusia adalah Tiongkok sebesar 12,6 miliar euro, Jerman dengan 12,1 miliar euro dan Italia sebesa 7,8 miliar euro.
Pendapatan bahan bakar fosil Rusia datang pertama dari penjualan minyak mentah (46 miliar), diikuti oleh pipa gas, produk minyak, gas alam cair (LNG) dan batu bara.
Baca juga: McDonald's Rusia Rebranding Menjadi Vkusno & Tochka
Bahkan, ketika ekspor Rusia anjlok pada Mei, kenaikan harga bahan bakar fosil dunia terus mengisi pundi-pundi Kremlin. Diketahui, pendapatan dari kinerja ekspor mencapai rekor tertinggi.
Menurut laporan CREA, harga ekspor rata-rata Rusia sekitar 60% lebih tinggi dari tahun lalu. Beberapa negara telah meningkatkan pembelian bahan bakar dari Moskow, termasuk Tiongkok, India, Uni Emirat Arab dan Prancis.
"Uni Eropa sedang mempertimbangkan sanksi yang lebih ketat terhadap Rusia. Prancis telah meningkatkan impornya untuk menjadi pembeli LNG terbesar di dunia," ujar analis CREA Lauri Myllyvirta.(AFP/OL-11)
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Nama pejabat dimaksud tidak disebutkan karena mereka tidak mendapat wewenang membahas rencana tersebut.
Dekrit tersebut akan memungkinkan Maduro memobilisasi angkatan bersenjata di seluruh negeri dan memberikan wewenang militer atas layanan publik dan industri minyak.
Korea Utara kembali melontarkan kecaman terhadap latihan militer gabungan Amerika Serikat dan Korea Selatan yang tengah berlangsung.
UKRAINA telah meminta warganya untuk meninggalkan Kota Kupiansk dan tiga daerah lainnya di wilayah timur laut Kharkiv.
Ukraina menolak usulan perdamaian Presiden Rusia Vladimir Putin dalam beberapa jam setelah ditawarkan, dengan alasan tidak ada 'usulan perdamaian' baru dari Moskow.
Presiden Rusia Vladimir Putin untuk pertama kalinya menguraikan syarat-syarat Rusia jika ingin mengakhiri perang di Ukraina dan memulai perundingan perdamaian
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved