Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA investigator PBB pada Selasa (7/6) menyalahkan pendudukan Israel yang terus berlanjut dan diskriminasi terhadap warga Palestina atas siklus kekerasan yang tak ada habisnya dalam konflik selama beberapa dekade. Kontan itu memicu protes Israel yang marah.
Tim penyelidik tingkat tinggi, yang ditunjuk oleh Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menyelidiki semua akar penyebab yang mendasari konflik Israel-Palestina yang berlarut-larut, menuding Israel dengan jelas. "Mengakhiri pendudukan tanah oleh Israel tetap penting dalam mengakhiri siklus kekerasan yang terus-menerus," kata laporan itu.
Laporan setebal 18 halaman itu terutama berfokus pada evaluasi garis panjang investigasi, laporan, dan keputusan PBB di masa lalu tentang situasi dan bagaimana serta jika temuan itu diimplementasikan. "Temuan dan rekomendasi relevan dengan akar penyebab sangat mengarah ke Israel. Kami mengambilnya sebagai indikator sifat asimetris konflik dan realitas satu negara menduduki negara lain," tutur pemimpin penyelidik Navi Pillay, mantan Kepala Hak Asasi Manusia PBB dari Afrika Selatan.
"Kami juga menemukan bahwa sejumlah rekomendasi ini tidak dilaksanakan, termasuk seruan untuk memastikan pertanggungjawaban atas pelanggaran Israel terhadap hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional dan penembakan roket tanpa pandang bulu oleh kelompok bersenjata Palestina ke Israel," katanya.
“Kurangnya implementasi ini ditambah dengan rasa impunitas, bukti jelas bahwa Israel tidak berniat mengakhiri pendudukan, dan diskriminasi terus-menerus terhadap warga Palestina yang terletak di jantung pengulangan sistematis pelanggaran di Wilayah Pendudukan Palestina, termasuk Jerusalem Timur, dan Israel."
Baca juga: Israel Sita Lahan Pertanian Warga Palestina di Kota Tarqumia
Israel telah menolak untuk bekerja sama dengan Komisi Penyelidikan (COI) yang dibentuk tahun lalu setelah perang 11 hari Hamas-Israel pada Mei 2021 yang menewaskan 260 warga Palestina dan 13 orang di pihak Israel. COI, yang merupakan penyelidikan tingkat tertinggi yang dapat diperintahkan oleh Dewan Hak Asasi Manusia PBB, ditugaskan untuk melihat melampaui lonjakan kekerasan itu serta menyelidiki semua pelanggaran hukum kemanusiaan dan hak asasi manusia internasional di Israel dan wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Jerusalem Timur.
Sementara dewan sebelumnya telah memerintahkan delapan penyelidikan pelanggaran hak di wilayah Palestina, ini merupakan penyelidikan terbuka pertama dan yang pertama memeriksa akar penyebab konflik berlarut-larut. Itu juga yang pertama ditugaskan untuk melihat pelanggaran sistematis yang dilakukan di Israel.
Israel telah mengecam pembentukan penyelidikan dan juga dengan keras mengkritik Pillay karena mendukung agenda anti-Israel. Juru bicara kementerian luar negeri Israel Lior Haiat mengatakan kepada wartawan pada Februari, "Fakta bahwa dia ditunjuk untuk komisi ini sebenarnya memalukan."
Pada Selasa, bahkan sebelum laporan itu diterbitkan, puluhan tentara dan mahasiswa Israel--beberapa dari mereka berpakaian seperti militan Hamas Palestina--berbaris di luar gedung PBB di Jenewa sebagai protes.
Baca juga: Suriah Cegat Rudal Israel yang Targetkan Posisi Hizbullah Libanon
Nitsana Darshan-Leitner, yang mengepalai LSM Israel Shurat Hadin dan mengorganisasi protes, mengecam tim sebagai, "Perburuan penyihir terhadap Israel." Dia pun mengecam Dewan Hak Asasi Manusia, yang akan memulai sesi ke-50 minggu depan saat laporan itu akan disajikan, sebagai, "Badan paling antisemit di dunia." (AFP/OL-14)
Presiden Donald Trump melontarkan wacana bahwa lembaga barunya, Board of Peace, mungkin akan menggantikan PBB dalam menyelesaikan konflik global.
Pasukan Israel mulai merobohkan markas besar UNRWA di Yerusalem Timur. PBB menyebutnya sebagai pelanggaran hukum internasional yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Presiden Prancis Emmanuel Macron resmi menolak undangan Donald Trump untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza. Apa alasan di baliknya?
Pobee menyampaikan kembali keprihatinan mendalam Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres atas laporan penggunaan kekuatan berlebihan di Iran.
KEDUTAAN Besar Republik Islam Iran di Jakarta, Rabu (14/1), menyampaikan klarifikasi terkait perkembangan unjuk rasa dan kerusuhan yang terjadi dalam demonstrasi Iran.
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) mendesak pemerintah Iran segera menghentikan seluruh bentuk kekerasan dan tindakan represif terhadap para pengunjuk rasa.
Menlu Abbas Araghchi klaim jumlah kematian pedemo hanya ratusan dan sebut ada plot untuk seret AS ke dalam konflik.
Presiden Donald Trump klaim Iran tunda eksekusi Erfan Soltani usai ancaman aksi militer AS.
Korban jiwa dalam kerusuhan di Iran melonjak drastis hingga 2.000 orang. Presiden AS Donald Trump menyerukan protes berlanjut dan siapkan opsi militer.
Petugas medis di Iran mengungkap situasi mengerikan di balik demonstrasi besar-besaran. Rumah sakit kewalahan menangani korban dengan luka tembak di kepala dan jantung.
MENTERI Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Imipas) Yusril Ihza Mahendra menegaskan pemerintah Indonesia bersyukur terpilih sebagai Presiden Dewan HAM PBB
Menko Imipas Yusril Ihza Mahendra menegaskan Indonesia akan netral dan objektif saat menjalankan tugas sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved