Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
RATU Elizabeth II, Kamis (2/6), membuka hari pertama dari pesta selama empat hari untuk merayakan 70 hari masa berkuasanya di singasana Inggris, disambut gemuruh oleh puluhan ribu warga.
Namun, penampilan bangsawan berusia 96 tahun itu di ajang Yubileum Platinum, tonggak sejarah yang belum pernah dicapai sebelumnya oleh anggota keluarga kerajaan Inggris, membuat sang ratu kelelahan, sehingga dia memutuskan absen di misa, yang dijadwalkan pada Jumat (3/6).
"Ratu sangat menikmati parade hari ini namun dia kemudian merasa sedikit tidak nyaman," ujar Istana Buckingham dalam sebuah pernyataan resmi.
Baca juga: Pangeran Charles akan Gantikan Ratu Elizabeth II di Pembukaan Parlemen Inggris
"Dengan mempertimbangkan perjalanan dan aktivitas selama misa nasional di Katedral Santo Paulus, Yang Mulia, dengan sangat menyesal, memutuskan untuk tidak hadir," lanjut Istana Buckingham.
Partisipasi Ratu Elizabeth dalam perayaan besejarah kali ini memang telah diragukan karena sang ratu kinin kesulitan berjalan dan berdiri. Dia juga sempat positif covid-19.
Namun, dengan menggunakan tongkat, Ratu Elizabeth II muncul balkon Istana Buckingham untuk menerima penghormatan dari parade militer Trooping the Colour.
Setelah penghormatan bersenjata dan fly-past pesawat militer, Ratu Elizabeth II kembali muncul di balkon Istana Buckingham didampingi oleh pewaris tahtanya, Pangeran Charles serta dua putra Charles, Pangeran William dan Pangeran Harry. (AFP/OL-1)
Pasangan Kerajaan Inggris itu, bersama ketiga anaknya Pangeran George, Putri Charlotte, dan Pangeran Louis akan menempati Forest Lodge, sebuah rumah dengan delapan
MESKIPUN telah mengunjungi lebih dari 120 negara dan menempuh perjalanan sejauh satu juta mil selama 70 tahun bertahta, nyatanya Ratu Elizabeth II tidak pernah mengunjungi Israel.
Ratu Elizabeth meyakini setiap warga Israel ialah teroris atau anak teroris dan menolak mengizinkan pejabat Israel masuk ke Istana Buckingham selain acara internasional.
Terkait Kerajaan Inggris, berikut silsilahnya yang dirangkum dari berbagai sumber.
Mata uang itu akan diperkenalkan kepada publik untuk pertama kali di pameran 'Masa Depan Uang' yang diadakan Bank of England.
Perjalanan tersebut awalnya direncanakan pada Maret dan seharusnya menjadi kunjungan kenegaraan pertama Charles ke luar negeri sejak menjadi raja setelah kematian ibunya, Ratu Elizabeth II.
Sarah Ferguson, mantan istri Pangeran Andrew, diduga meminta bantuan finansial kepada Epstein setelah sang miliarder divonis atas kasus pelecehan seksual pada 2008.
Sebuah rangkaian surel dari tahun 2010 menunjukkan Pangeran Andrew secara aktif mengundang Jeffrey Epstein, terpidana kasus pelecehan seksual anak, untuk berkunjung ke Istana Buckingham.
ANGGOTA keluarga Kerajaan Inggris, Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor dilaporkan meninggalkan kediamannya di Kastil Windsor setelah dikaitkan dengan kasus Jeffrey Epstein.
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Raja Charles III menyampaikan pesan Natal yang menyentuh dari Westminster Abbey. Ia menekankan semangat gotong royong, "digital detox," dan pentingnya kerukunan antarumat beragama.
Pangeran William mengajak putranya, Pangeran George, menjadi relawan di penampungan tunawisma. Kunjungan ini mengulang memori saat William diajak mendiang Putri Diana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved