Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG anggota parlemen dari kelompok Hizbullah yang didukung Iran pada Senin (16/5) memperingatkan saingannya agar tidak menjadi tamen bagi Israel. Ini karena Libanon menunggu hasil pemilihan yang kemungkinan akan melemahkan blok kelompok Syiah itu.
"Kami menerima Anda sebagai lawan di parlemen, tetapi kami tidak akan menerima Anda sebagai tameng bagi Israel," kata Mohammed Raad, menurut saluran TV Al Manar milik Hizbullah. Pada pertengahan 2006, perang 34 hari Israel--yang pasukannya ditarik dari Libanon selatan pada 2000--melawan Hizbullah.
Raad memimpin blok parlemen yang dipimpin oleh Hizbullah dan terpilih kembali pada Minggu dalam jajak pendapat pertama sejak ekonomi negara itu terseret ke ambang kehancuran dan gerakan protes massa antipemerintah memicu harapan untuk perubahan pada 2019.
Komentarnya menimbulkan kekhawatiran akan kerusuhan saat negara itu menunggu hasil pada Selasa yang akan menunjukkan Hizbullah dan sekutunya mempertahankan mayoritas yang dapat ditindaklanjuti di parlemen atau tidak. "Jangan menjadi bahan bakar untuk perang saudara," kata Raad kepada lawan-lawannya.
Libanon mengalami perang saudara 15 tahun yang berakhir pada 1990. Sebagian besar pihak yang berperang berubah menjadi partai politik dan memerintah negara itu selama 30 tahun terakhir.
Independen dari gerakan protes yang baru lahir di negara itu dan anggota saingan berat Hizbullah, Pasukan Libanon (LF) diperkirakan memperoleh keuntungan besar dalam pemilihan hari Minggu. LF Samir Geagea, yang memiliki ikatan kuat dengan Arab Saudi, harus muncul sebagai partai Kristen terbesar, dengan mengorbankan Gerakan Patriotik Bebas (FPM) Presiden Michel Aoun, yang bersekutu dengan Hizbullah.
Baca juga: Lima Tewas dalam Serangan Udara Israel di Suriah
Hizbullah, yang dianggap sebagai organisasi 'teroris' oleh banyak negara Barat, sejauh ini mempertahankan semua kursinya. Pendukung Hizbullah tahun lalu menuduh orang-orang bersenjata LF membunuh tujuh pendukung mereka selama protes di Beirut. Kelompok Kristen membantah tuduhan itu.
Hizbullah adalah satu-satunya kelompok yang mempertahankan gudang senjatanya setelah perang saudara di negara itu berakhir. (AFP/OL-14)
Pejabat Hamas Bassem Naim kecam utusan Board of Peace, Nickolay Mladenov, karena syaratkan pelucutan senjata sebagai imbalan rekonstruksi Gaza dan penarikan pasukan.
Sekretaris Jenderal Hizbullah Naim Qassem menyampaikan bahwa kelompok itu akan melanjutkan apa yang dia gambarkan sebagai "pertempuran defensif" melawan Israel.
Komandan Polisi Dubai Dhahi Khalfan desak negara Teluk perkuat hubungan dengan Israel dan Barat, serta kritik negara Arab lain di tengah perang regional melawan Iran.
Ketua Parlemen Iran Qalibaf mengancam bakal menyerang infrastruktur vital negara kawasan jika terbukti membantu musuh menduduki salah satu pulau strategis milik Iran.
MENTERI Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi menegaskan bahwa Teheran tidak akan maju ke meja perundingan dan memilih melanjutkan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel di tengah konflik
Penasihat kebijakan luar negeri Trump menyebut AS tidak berkepentingan memperpanjang konflik dengan Iran lebih dari tiga bulan.
Israel mengatakan pihaknya tidak menargetkan tentara Libanon karena pertempuran mereka bukan dengan mereka, melainkan dengan Hizbullah.
Israel pertimbangkan mobilisasi 450 ribu pasukan cadangan untuk menghadapi eskalasi konflik dengan Libanon, termasuk opsi operasi darat.
SERANGAN roket menghantam Israel pada Senin (16/3). Delapan orang dilaporkan terluka. Serangan tersebut disebut diluncurkan oleh Hizbullah dari Libanon serta oleh Iran.
Israel meluncurkan gelombang serangan udara baru ke Beirut dan wilayah selatan Lebanon. Lebih dari satu juta orang dilaporkan mengungsi dalam dua minggu terakhir.
Pasukan Zionis kemudian melakukan serangan ke sejumlah titik di Libanon, antara lain Beirut selatan serta wilayah Libanon selatan dan timur.
Konflik memuncak! Iran dan Hizbullah luncurkan gelombang rudal ke Israel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved