Kamis 07 April 2022, 08:34 WIB

Ukraina Tuding Rusia Berusaha Sembunyikan Fakta Ribuan Orang Tewas di Mariupol

Nur Aivanni | Internasional
Ukraina Tuding Rusia Berusaha Sembunyikan Fakta Ribuan Orang Tewas di Mariupol

AFP/Satellite image ©2022 Maxar Technologies
Foto satelit yang memperlihatkan kehancuran di Kota Mariupol, Ukraina, akibat invasi Rusia.

 

PRESIDEN Ukraina Volodymyr Zelensky, Rabu (6/4), mengatakan Rusia memblokir akses kemanusiaan ke kota pelabuhan Mariupol yang terkepung karena ingin menyembunyikan bukti ribuan orang tewas di sana.

"Alasan mengapa kami tidak bisa masuk ke Mariupol dengan kargo kemanusiaan justru karena mereka takut dunia akan melihat apa yang terjadi di sana," kata Zelensky kepada TV Haberturk Turki.

"Saya pikir itu adalah tragedi di sana, itu neraka. Saya tahu itu bukan puluhan, tetapi ribuan orang, orang yang berbeda, yang terbunuh di sana dan ribuan lainnya terluka," kata Zelensky.

Baca juga: Menlu: 133 WNI Sudah Keluar dari Ukraina

Namun, dia menyatakan keyakinannya bahwa Rusia tidak akan berhasil menyembunyikan semua bukti.

"Mereka tidak akan bisa menyembunyikan semua ini dan mengubur semua orang Ukraina yang meninggal dan terluka. Jumlahnya seperti itu, ribuan orang, tidak mungkin disembunyikan," ucapnya.

Zelensky mengatakan Rusia telah berusaha menyembunyikan bukti kejahatan di Kota Bucha di luar Kyiv dan beberapa komunitas terdekat, dengan pejabat Ukraina menuduh Moskow melakukan pembunuhan besar-besaran terhadap warga sipil.

"Mereka membakar keluarga. Keluarga. Kemarin kami menemukan lagi keluarga baru: ayah, ibu, dua anak. Kecil, anak kecil, dua," kata Zelensky. "Itulah mengapa saya mengatakan 'mereka adalah Nazi'!"

Saat ditanya tentang melanjutkan pembicaraan damai dengan Rusia, Zelensky mengatakan mereka harus tetap melakukannya. 

"Saya pikir sulit untuk menghentikan perang ini tanpanya," kata Zelensky.

Namun dia menambahkan dia mengalami kesulitan melanjutkan pembicaraan dengan Moskow. 

"Karena kami mengerti dengan siapa kami berhadapan," tandasnya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP

Lima Senator AS Kunjungi Taiwan, Tiongkok Marah Lagi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 15 Agustus 2022, 12:12 WIB
 Penyebabnya karena Washington mengirim sejumlah pejabat ke pulau yang masuk peta satu-China...
Newsweek

Mantan Presiden Afganistan Salahkan AS

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 15 Agustus 2022, 11:50 WIB
Konteks pembicaraan Ghani terkait kesepakatan AS dengan negara tersebut. Dia mengkritik pemerintah Afghanistan yang dikeluarkan dari...
AFP/CHARLY TRIBALLEAU

Kondisi Rushdie Membaik Pascapenusukan

👤Basuki Eka Purnama 🕔Senin 15 Agustus 2022, 11:00 WIB
"Dia telah dilepaskan dari ventilator yang berarti perjalanan menuju sembuh telah dimulai. Perjalanan itu akan panjang karena luka...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya