Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PASUKAN Rusia terpojok usai berupaya memasuki ibu kota Ukraina, Kyiv. Serdadu Kremlin terpukul hingga 55 km usai mendapatkan perlawanan sengit pasukan Ukraina.
Seorang pejabat Ukraina mengatakan pasukannya di dekat Bovary mampu mendorong Rusia sepanjang 55 kilometer ke arah timur dan timur laut Kyiv. Capaian ini merupakan prestasi baru bagi Kyiv karena sebelumnya hanya mampu mendorong pasukan Rusia beberapa kilo meter saja.
"Orang-orang Ukraina tidak hanya di beberapa tempat ini cukup bertahan, mereka melakukan serangan di beberapa tempat ini dan benar-benar mendorong Rusia ke belakang, atau dalam kasus Kiev, pada dasarnya memaksa mereka masuk. Posisi defensif," kata pejabat itu.
Pejabat Amerika Serikat (AS) mengungkapkan pasukan Rusia sedang mengambil posisi bertahan di sekitar Kyiv.
"Ukraina memaksa mereka ke posisi defensif," kata pejabat AS itu.
"Jadi bukan karena mereka tidak maju, mereka sebenarnya tidak berusaha untuk maju sekarang. Mereka mengambil posisi yang lebih defensif".
Baca juga: Inggris Tambah Bantuan Rudal untuk Ukraina
Sementara itu, pasukan Ukraina di kota Chernihiv, timur laut Kyiv, juga berhasil sedikit menekan mundur beberapa pasukan Rusia yang telah mengepung kota itu selama berminggu-minggu. Pasukan Rusia memprioritaskan operasi di wilayah Donbass, Ukraina timur, khususnya di sekitar Luhansk.
Menurut pejabat itu, Rusia telah meluncurkan lebih dari 1.200 rudal ke Ukraina. Meskipun militer Rusia telah menghabiskan banyak persediaan rudal yang disiapkan untuk operasi di Ukraina.
"Rusia membawa 50% persediaan logistik mereka untuk invasi. Tetapi mereka masih memiliki sejumlah besar rudal jelajah yang diluncurkan dari darat, rudal balistik jarak pendek, dan rudal balistik jarak menengah," pungkasnya.(Abcnews/OL-5)
Perundingan damai Ukraina-Rusia di Abu Dhabi, Emirat Arab, berakhir tanpa kesepakatan di tengah serangan masif rudal Rusia ke Kyiv yang memutus listrik 1,2 juta rumah warga.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Serangan besar Rusia menghantam Kyiv dan Kharkiv, menewaskan satu orang dan melukai sedikitnya 23 lainnya. Serangan drone dan rudal terjadi di tengah upaya diplomasi damai.
Jet tempur Jepang cegat pengebom nuklir Rusia Tu-95MS di Laut Jepang. Ketegangan meningkat di tengah sengketa Kepulauan Kuril dan penguatan aliansi militer AS-Jepang.
Ia menjelaskan bahwa gempabumi tektonik tersebut terjadi pada 22 Januari 2026 pukul 19.42 WIB berdasarkan hasil analisis parameter terkini.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai Rusia tidak menunjukkan itikad untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun.
Kecemasan akan aksi militer sudah berbulan-bulan menghantui warga Venezuela sejak Amerika Serikat di bawah Presiden Donald Trump mengerahkan armada laut besar ke Karibia.
Peta diplomasi penyelesaian konflik Ukraina-Rusia semakin rumit, dengan Eropa ingin terlibat, Amerika Serikat ingin memimpin, dan Rusia mencari legitimasi.
Protes yang diselenggarakan oleh partai Sahra Wagenknecht Alliance Reason and Justice (BSW) tersebut berlangsung di Gerbang Brandenburg.
Peimpin Korea Utara, Kim Jong Un, serukan percepatan perluasan kemampuan senjata nuklir di negaranya.
Kepala Negara mengingatkan bahwa meskipun Indonesia tidak menyukai perang, realitas menunjukkan konflik bersenjata terjadi di berbagai belahan dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved