Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
MILITER Ukraina memprediksi ketersediaan logistik pasukan Rusia hanya tersisa untuk tiga hari ke depan. Setelah waktu tersebut berlalu, pasukan militer Moskow dinilai akan semakin melemah.
"Menurut informasi yang tersedia, pasukan pendudukan Rusia yang beroperasi di Ukraina memiliki persediaan amunisi dan makanan tidak lebih dari tiga hari," ujar pimpinan militer Ukraina, Selasa (22/3).
Baca juga: Beckham Pinjamkan Akun Instagramnya kepada Dokter di Kharkiv
Pasokan amunisi berikut alat pendukung militer Rusia diyakini sudah menyusut. Kondisi tersebut akan mempersulit serdadu Vladimir Putin untuk bertahan di Ukraina, apalagi merebut Kiev.
Ukraina juga menilai semua pasukan Rusia akan kalang kabut setelah tiga hari ke depan. Kondisi itu sudah terjadi saat serdadu Moskow mengepung distrik Okhtyrka di Oblast Sumy.
Keterbatasan logistik Rusia diperparah dengan penghianatan prajuritnya. Diketahui, ada 300 prajurit yang menolak untuk melaksanakan perintah Kremlin.
Baca juga: Dinilai Sebarkan Russophobia, Instagram dan Facebook Dilarang di Rusia
Dalam laporan sebelumnya, para pejabat Ukraina menyebut pasukan Rusia telah menguasai koridor darat melalui akses dari Krimea, serta memblokir akses ke Laut Azov. Sebagian wilayah Sumy telah diblokir Rusia dan kontak senjata masih berlangsung di Kharkiv.
“Musuh diperkirakan terus meluncurkan misil berbahaya dan serangan bom. Menembaki artileri infrastruktur utama Ukraina dengan jet dan senjata presisi tinggi,” ungkap pejabat Ukraina.(Guardian/OL-11)
Dalam konflik yang terjadi selama Ramadan, Iran disebut memperoleh dukungan dari kedua negara tersebut, meskipun Beijing menyatakan sikap netral.
Grossi mengatakan kepada wartawan bahwa IAEA telah menerima informasi tentang insiden tersebut dari Iran dan Rusia.
Iran bantah kabar Mojtaba Khamenei dilarikan ke Rusia untuk operasi medis. Sementara itu, pejabat tinggi Ali Larijani dikonfirmasi tewas akibat serangan Israel.
Rusia perluas kerja sama militer dengan Iran, berikan citra satelit real-time dan teknologi drone Shahed canggih untuk targetkan posisi militer AS.
MenteriĀ ESDM Bahlil Lahadalia menuturkan pemerintah Indonesia membuka opsi impor minyak mentah (crude) dari Rusia.
Kapal tanker Rusia Arctic Metagaz terombang-ambing tanpa awak setelah serangan drone. Membawa 60.000 ton gas, Italia menyebutnya 'bom waktu'.
RENCANA pengendalian bersama Selat Hormuz oleh Amerika Serikat dan Iran menjadi dinamika baru yang berpotensi mengubah peta kekuatan di Timur Tengah, di tengah konflik
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved