Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBANGKIT listrik tenaga nuklir Chernobyl tidak lagi mengirimkan data ke badan pengawas atom PBB, kata badan itu pada Selasa, ketika menyuarakan keprihatinan bagi staf yang bekerja di bawah penjagaan Rusia di fasilitas Ukraina.
Pada 24 Februari, Rusia menginvasi Ukraina dan merebut PLTN Chernobyl yang sudah tidak berfungsi, lokasi bencana 1986 yang menewaskan ratusan orang dan menyebarkan kontaminasi radioaktif.
Baca juga: Perdana Menteri Swedia Tolak Desakan untuk Jadi Anggota NATO
Dalam sebuah pernyataan, badan tersebut mengatakan bahwa Kepala Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi mengindikasikan bahwa transmisi data jarak jauh dari sistem pemantauan pengamanan yang dipasang di PLTN Chernobyl telah hilang.
"Badan tersebut sedang mencari status sistem pemantauan pengamanan di lokasi lain di Ukraina dan akan segera memberikan informasi lebih lanjut," katanya.
IAEA menggunakan istilah "pengamanan" untuk menggambarkan tindakan teknis yang diterapkan pada bahan dan kegiatan nuklir, dengan tujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir melalui deteksi dini penyalahgunaan bahan tersebut.
Lebih dari 200 staf teknis dan penjaga tetap terjebak di lokasi tersebut dan bekerja 13 hari berturut-turut sejak pengambilalihan oleh Rusia.
Situasi staf memburuk di lokasi, kata IAEA, yang mengutip regulator nuklir Ukraina.
Pembangkit tersebut berada di dalam zona eksklusi yang menampung reaktor yang dinonaktifkan serta fasilitas limbah radioaktif.
Lebih dari 2.000 staf masih bekerja di PLTN tersebut karena membutuhkan manajemen yang tetap untuk mencegah bencana nuklir lainnya.
Badan PBB tersebut meminta Rusia untuk mengizinkan pekerja untuk bekerja secara bergilir karena istirahat dan sif reguler sangat penting untuk keselamatan lokasi.
"Saya sangat prihatin dengan situasi sulit dan penuh tekanan yang dihadapi staf di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl dan potensi risiko yang ditimbulkannya untuk keselamatan nuklir," kata Grossi.
"Saya meminta pasukan yang mengendalikan lokasi secara efektif untuk segera memfasilitasi rotasi personel yang aman di sana," ucapnya.
Baca juga: Induk KFC Hentikan Investasi di Rusia
Dengan terputusnya transmisi data jarak jauh dan regulator Ukraina hanya dapat menghubungi PLTN itu melalui email, Grossi mengulangi tawarannya untuk melakukan perjalanan ke lokasi itu atau tempat lain untuk menjamin komitmen keselamatan dan keamanan PLTN Ukraina itu dari semua pihak.
Rusia juga menyerang dan merebut pembangkit listrik tenaga atom terbesar di Eropa, Zaporizhzhia, pekan lalu. (AFP/Nur/A-3)
Kementerian Pertahanan Rusia melaporkan serangan ke 148 target militer Ukraina, termasuk depot amunisi, formasi militer, dan menembak jatuh ratusan drone.
Rusia kembali serang Kyiv, ibu kota Ukraina, dengan drone pada 5 Februari 2026. Dua warga luka, gedung TK dan perkantoran rusak di tengah kelanjutan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
KEPALA Dana Investasi Langsung Rusia Kirill Dmitriev, pada Selasa (27/1), mengatakan bahwa penarikan pasukan Ukraina dari Donbas dapat mendorong perdamaian di Ukraina.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
Amerika Serikat menilai Rusia dan Ukraina mencatat kemajuan penting setelah sepakat melanjutkan perundingan damai langsung di Abu Dhabi, meski konflik dan perbedaan utama masih membayangi.
Amerika Serikat dan Rusia sepakat memulihkan komunikasi militer tingkat tinggi guna mencegah eskalasi nuklir. Simak detail kesepakatan di Abu Dhabi ini.
Dalam pertemuan tersebut dijelaskan bahwa Program FIRST bukan proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir.
KETEGANGAN geopolitik di Timur Tengah mencapai titik didih baru pada awal 2026. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengeluarkan ultimatum keras kepada Iran.
Skandal besar guncang Tiongkok. Jenderal Zhang Youxia diduga bocorkan rahasia nuklir ke AS dan terlibat korupsi.
Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung mengusulkan pembekuan program nuklir Korea Utara dengan imbalan kompensasi, sekaligus meminta Tiongkok menjadi mediator.
Korea Utara memperingatkan bahwa ambisi nuklir Jepang harus dihentikan 'dengan biaya apa pun' karena dinilai mengancam stabilitas Asia dan keamanan global.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved