Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG warga Palestina yang menggunakan pisau menikam dan melukai dua petugas Israel di Kota Tua yang dicaplok Jerusalem pada Senin (7/3) sebelum ditembak mati oleh pasukan di lokasi tersebut. Ini disampaikan polisi Israel.
"Seorang teroris tiba di Gerbang Pedagang Kapas di Kota Tua Jerusalem dari Bukit Bait Suci dengan membawa pisau dan menikam dua petugas," kata suatu pernyataan polisi. "Sebagai tanggapan, petugas menembaki dia dan dia dinetralkan."
Itu insiden kedua dari jenisnya dalam dua hari. Polisi kemudian mengonfirmasi kematian penyerang dalam pernyataan lain dan mengidentifikasi dia sebagai seorang Palestina dari Tepi Barat berusia 20-an. Sumber Palestina menyebut dia sebagai Abdel Rahman Qassam, 22, dari kamp pengungsi Jalazone dekat Ramallah.
Para petugas Israel dibawa ke rumah sakit di Jerusalem dengan luka sedang, kata petugas medis dan polisi. Menteri Keamanan Publik Omer Bar-Lev mengatakan di Twitter, "Sekali lagi, bencana dapat dihindari berkat respons cepat dan tegas dari petugas di tempat kejadian."
Pada Minggu, seorang warga Palestina berusia 19 tahun ditembak mati setelah dia menikam dan melukai seorang petugas. Ini terjadi juga di Kota Tua.
Kota Tua terletak di bagian timur Jerusalem yang dicaplok Israel. Daerah ini diklaim Palestina sebagai ibu kota negara masa depan mereka.
Seorang warga Palestina lain tewas pada Minggu di Tepi Barat yang diduduki setelah dia menyerang pasukan Israel dengan bom molotov, kata militer. Sembilan warga Palestina lain telah tewas sejak 8 Februari di Tepi Barat. Di sana, serta Jerusalem, serangan Palestina termasuk penusukan tunggal, biasa terjadi terhadap pasukan keamanan Israel.
Baca juga: Tentara Israel Bunuh Warga Palestina yang Lempar Bom Molotov
Polisi mengatakan penyerang pada Senin datang dari Masjid Al-Aqsa, situs tersuci ketiga Islam. Kekerasan meledak di situs tersebut pada Mei lalu setelah polisi Israel menyerbu kompleks itu sebagai tanggapan atas jemaah yang melemparkan batu dan bahan peledak. (AFP/OL-14)
Komisaris UNRWA Philippe Lazzarini menyerukan pembentukan panel ahli tingkat tinggi untuk selidiki kematian 390 staf PBB di Gaza. Baca selengkapnya di sini.
PASUKAN Israel menewaskan dua warga Palestina dalam insiden terpisah di Tepi Barat yang diduduki pada Senin (30/3). Ini dikatakan Kementerian Kesehatan Palestina dan militer Israel.
KEPOLISIAN Israel mencegah Patriark Latin Jerusalem, Kardinal Pierbattista Pizzaballa, untuk memasuki Gereja Makam Suci guna merayakan Misa Minggu Palma.
PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi memberikan jaminan untuk memfasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan Malaysia kepada masyarakat Gaza.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
KEPALA Staf Angkatan Darat Israel yang baru Mayor Jenderal (Purn.) Eyal Zamir yang juga merupakan mantan Direktur Jenderal Kementerian Pertahanan mulai menjabat, Rabu (1/4).
Mereka menggarisbawahi bahwa undang-undang itu merupakan eskalasi yang berbahaya, terutama penerapannya yang diskriminatif terhadap tahanan Palestina.
Mereka juga menyerukan agar semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat membahayakan penjaga perdamaian.
Kompleks Masjid Al-Aqsa ditutup selama 34 hari berturut-turut oleh otoritas Israel. Ketegangan meningkat jelang libur Paskah seiring rencana penyerbuan kelompok tertentu.
Aktor Liam Cunningham mengecam UU hukuman mati Israel yang khusus untuk warga Palestina, menyebut pendukungnya “genosida dan apartheid”.
PBB dinilai harus mengambil langkah tegas, mulai dari penyelidikan menyeluruh hingga pemberian sanksi terhadap pihak yang bertanggung jawab.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved