Senin 07 Maret 2022, 20:22 WIB

Terjebak di Bunker Pabrik di Ukraina, 9 WNI Minta Pertolongan KBRI 

Insi Nantika Jelita | Internasional
Terjebak di Bunker Pabrik di Ukraina, 9 WNI Minta Pertolongan KBRI 

Dok. Metro TV
Video 9 WNI Terjebak di Bunker Pabrik Plastik di Chernihiv, Ukraina

 

SEMBILAN warga negara Indonesia (WNI) yang terjebak di pabrik plastik yang berada Chernihiv, Ukraina, meminta pertolongan pemerintah Indonesia melalui Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) setempat agar dievakuasi. 

Salah satu WNI bernama Zulham Ramadhan, 31 tahun, dalam video yang dikirimkan mengungkapkan kekhawatiran atas kondisi saat ini. Pasalnya, kawasan Chernihiv menjadi perlintasan pasukan tempur kendaraan pesawat Rusia menuju ibu kota Ukraina, Kiev. 

Zulham bersama delapan WNI sudah bekerja di pabrik plastik tersebut sejak 2019. Saat Rusia melancarkan serangan militer ke Ukraina, operasional pabrik itu ditutup dan banyak karyawan yang sudah mengungsing ke tempat lebih aman. 

Meski terjebak di bunker, Zulham mengaku masih berkomunikasi dengan keluarga dan menjelaskan di Chernihiv belum terjadi perang. 

"Namun, kondisi semakin membahayakan buat kami. Kami memohon kepada pemerintah Republik Indonesia untuk membantu, disegerakan untuk evakuasi," kata Zulham dalam video bersama delapan WNI lainnya. 

Baca juga : Australia Desak Tiongkok Ikut Menentang Invasi Rusia ke Ukraina

Adapun, WNI yang terjebak bersama Zulham antara lain Dedi Irawan, Amri Abas, M Raga Prayuda, Iskandar, M Haris Wahyudi, Rian Jaya Kesuma dan lainnya. 

Dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet dijelaskan, 80 warga negara Indonesia (WNI) tiba di Bandar Udara (Bandara) Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, sekitar pukul 17.10 WIB, Kamis (3/3) dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. 

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan, terdapat sebanyak 14 orang evacuee yang masih harus tinggal di Bucharest, Romania, untuk sementara waktu. Sebanyak 12 orang terdeteksi positif covid-19 sedangkan 2 orang lainnya memilih tinggal di Bucharest untuk menemani anak mereka yang positif covid-19. 

“Sebanyak 14 orang tersebut akan terus dipantau dan didampingi oleh KBRI di Bucharest. Jika kondisi kesehatan sudah memungkinkan, mereka akan dipulangkan dengan pesawat komersial,” terangnya. (OL-7)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Iriana Jokowi Serahkan Bantuan kepada Rumah Sakit di Kyiv

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:24 WIB
"Semoga peperangan ini segera berakhir karena sangat merinding saya melihatnya,"...
Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Melihat langsung Dampak Perang, Raut Sedih Presiden Tergambar di Irpin

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 29 Juni 2022, 18:19 WIB
"Sangat menyedihkan sekali melihat banyak rumah-rumah yang rusak kemudian juga infrastruktur yang rusak,” ucap Presiden...
ANTARA/Galih Pradipta

Kemenlu Pelajari Laporan Belasan WNI Meninggal di Tahanan Malaysia

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 29 Juni 2022, 18:10 WIB
Seluruh data tersebut akan ditelusuri dan dimintakan penjelasan dari otoritas di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya