Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan ada 13 warga negara Indonesia (WNI) di Ukraina yang belum bisa dievakuasi. Hal ini terjadi karena masih terjadi pertempuran darat di sisi utara Ukraina.
"Masih ada 4 WNI di Kharkif. Di Cernihif, sebelah utara Ukraina ada 9 WNI. (KBRI) Belum bisa mengevakuasi karena pertempuran darat masih terjadi," ujar Retno, Selasa (1/3).
Meski demikian, pihak KBRI Kiev dan Moskow terus menjalin komunikasi dengan para WNI, dan menunggu waktu yang tepat untuk menjalankan evakuasi.
Baca juga: Rusia Ancam Setop Pasokan Gas, Krisis Energi Eropa akan Semakin Parah
Menurut Retno, saat ini kondisi para WNI dalam keadaan sehat dan mereka memiliki pasukan makanan yang cukup.
"KBRI Kiev dan Moskow terus melakukan kontak dengan mereka. (WNI dalam kondisi) sehat dan kondisi pasokan cukup.
Pemerintah masih menunggu waktu yang tepat (untuk evakuasi)," pungkas Retno. (A-2)
Sumber diplomatik juga menyebutkan bahwa perbedaan pandangan tidak hanya terjadi di antara anggota tetap, tetapi juga di antara 10 anggota tidak tetap Dewan Keamanan.
Medvedev menyebut pernyataan Trump itu hanya sekadar “gertakan”.
Tahun ini, Moscow Fashion Week bukan sekadar pameran gaya, melainkan manifestasi dari pergeseran industri mode yang kini lebih menonjolkan identitas budaya.
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka untuk mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia.
Militer Ukraina sebut kerugian personel Rusia capai 1,29 juta jiwa per Maret 2026. Analis independen CSIS perkirakan rasio korban Rusia banding Ukraina capai 2,5 banding 1.
Mengacu terhadap peristiwa di Ukraina pada situasi yang semakin memburuk dalam hubungan antara Rusia dan Barat, menurut Putin, tidak memiliki dasar yang cukup.
Seorang WNI terinfeksi DBD di Taiwan. Otoritas Kaohsiung langsung lakukan langkah darurat dan pelacakan epidemiologis.
PEMERINTAH Indonesia tengah menyiapkan evakuasi gelombang kedua warga negara Indonesia atau WNI dari Iran di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan Timur Tengah.
Menko Polkam Djamari Chaniago menegaskan kepulangan 22 WNI dari Iran merupakan bukti kehadiran negara dalam melindungi warganya di tengah situasi darurat internasional.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) mengevakuasi 32 Warga Negara Indonesia dari Iran
Menlu Sugiono ungkap sulitnya evakuasi WNI dari Iran akibat penutupan ruang udara. Cek jadwal kedatangan 10 WNI berikutnya pada 11 Maret 2026 di sini.
Kemlu imbau WNI tunda perjalanan ke Timur Tengah akibat eskalasi keamanan. Simak update repatriasi 22 WNI dari Iran per 10 Maret 2026 di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved