Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PRAKTISI energi Bob S. Effendi memperkirakan, konflik antara Rusia dan Ukraina akan berdampak pada krisis energi yang berkepanjangan di Eropa, utamanya soal pasokan gas.
Perusahaan energi multinasional milik Rusia diketahui menguasai 11% jaringan pipa gas di dunia. Dilansir Al Jazeera, jaringan pipa gas mereka terpasang sepanjang 956.700 kilometer (km).
"Jelas krisis energi yang sudah terjadi sejak tahun lalu akan menjadi lebih parah dampaknya bagi masyarakat Eropa yang sudah merasakan tekanan naiknya tarif listrik," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (1/3).
Jika Rusia benar-benar menyetop pasokan gas ke Uni Eropa, maka negara seperti Italia, Jerman dan lainnya akan kembali mengaktifkan pasokan batu bara.
Baca juga: Tidak Ada Terobosan dalam Pembicaraan antara Ukraina-Rusia
"Pilihan batu bara sangat mungkin diambil, tapi mengingat adanya komitmen untuk net zero emission, pilihannya adalah import LNG dan tenaga nuklir," jelas Bob.
Dia menyebut, pemakaian LNG akan menelan biaya yang mahal, dibanding opsi tenaga nuklir untuk listrik.
"Itulah sebabnya Jerman sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang operasi 3 PLTN (Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir) kembali," ucap Chief Operating Officer PT ThorCon Power Indonesia itu.
Untuk Indonesia sendiri atas dampak konflik Rusia-Ukraina, Bob menilai tidak sepenuhnya menggangu pasokan bahan bakar minyak (BBM), karena sebagian besar mengimpor dari Timur Tengah.
"Cuma karena harga minyak dunia naik, maka BBM non-subsidi pasti akan naik nanti," pungkasnya. (Ins/OL-09)
Industri minyak dan gas (migas) global kini berada di bawah mikroskop regulasi lingkungan yang semakin ketat, terutama terkait emisi gas rumah kaca.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
INSTITUTE for Essential Services Reform (IESR) menyoroti capaian rata-rata lifting minyak bumi (termasuk Natural Gas Liquid/NGL) pada 2025 sebesar 605,3 ribu barrel per hari.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan melelang delapan blok migas.
Komitmen PHE OSES dalam menurunkan emisi dari sektor hulu migas kembali memperoleh pengakuan nasional.
DSLNG pasok lima kargo LNG ke PGN dan PLN sepanjang 2025, masing-masing 135 ribu m³, perkuat ketahanan energi nasional meski kapasitas kilang terbatas.
INDONESIA memiliki cadangan gas sebesar 142,72 TSCF. Namun yang dimanfaatkan baru sebesar 5,494 BBTUB. Harga energi gas kita masih mahal jika dibandingkan dengan negara lain.
Moskow memiliki gas alam, emas dan nikel yang masing-masing hampir 22%, 23%, dan 55% dari cadangan dunia.
Sumur bor di Desa Bukit Samang, Majene, Sulawesi Barat mengeluarkan gas dan menghebohkan warga setempat.
Kesepakatan kerja sama gas bumi ini terdiri dari 27 Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), 2 Memorandum of Understanding (MoU) dan 1 Novasi.
PERLU revolusi energi yang fokus pada peralihan ke sumber energi yang lebih hijau, mengingat emisi tinggi dari LPG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved