Selasa 01 Maret 2022, 12:10 WIB

Ada Invasi ke Ukraina, Disney Hentikan Rilis Film di Rusia

Nur Aivanni | Internasional
Ada Invasi ke Ukraina, Disney Hentikan Rilis Film di Rusia

Ist/Disney/Imdb
Disney menyatakan untuk menghentikan rilis film teater di Rusia, termasuk 'Turning Red' dari Pixar. 

 

PERUSAHAAN Disney, pada Senin (28/2), mengumumkan bahwa mereka menangguhkan rilis filmnya di bioskop di Rusia setelah serangan Moskow di Ukraina. Langkah tersebut menyusul perusahaan besar lainnya yang memilih untuk keluar dari negara itu.

"Mengingat invasi Ukraina yang tidak beralasan dan krisis kemanusiaan yang tragis, kami menghentikan rilis film teater di Rusia, termasuk 'Turning Red' dari Pixar," kata perusahaan raksasa di bidang hiburan itu dalam sebuah pernyataan.

"Kami akan membuat keputusan bisnis di masa depan berdasarkan situasi yang berkembang. Sementara itu, mengingat skala krisis pengungsi yang muncul, kami bekerja dengan mitra LSM kami untuk memberikan bantuan mendesak dan bantuan kemanusiaan lainnya kepada para pengungsi," katanya.

Beberapa perusahaan multinasional telah menjauhkan diri dari Rusia sejak invasi diluncurkan pekan lalu.

Baca juga: Puluhan Negara Kirim Bantuan Kemanusiaan dan Militer ke Ukraina

Facebook, Twitter dan Microsoft mengambil langkah pada hari Senin (28/2) untuk membatasi penyebaran informasi dari media yang berafiliasi dengan pemerintah Rusia.

Lebih drastis lagi, perusahaan minyak Inggris BP dan Shell telah mengumumkan bahwa mereka membuang saham mereka dalam proyek bersama dengan kelompok minyak Rusia. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

dok.ist

Saddam Membongkar Mitos Uni Eropa Terkait Alasan Krisis Pangan dan Energi

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 17:02 WIB
BELAKANGAN ini Amerika Serikat dan Uni Eropa melancarkan tuduhan terhadap Federasi Rusia sebagai dalang dari potensi krisis pangan dan...
Dok. Biro Pers Setpres

Tiba di Kiev, Jokowi Diagendakan Bertemu Zelenskyy

👤Andhika Prasetyo 🕔Rabu 29 Juni 2022, 17:01 WIB
Rombongan Presiden Jokowi tiba di Kiev, Ukraina, setelah menempuh perjalanan sekitar 11 jam dengan menggunakan Kereta Luar Biasa dari...
dok.AFP

Gesekan Antaragama Kembali Memanas di India

👤Cahya Mulyana 🕔Rabu 29 Juni 2022, 14:52 WIB
KORBAN dibunuh lantaran mendukung seorang mantan pejabat partai yang berkuasa yang pernyataannya tentang Nabi Muhammad dan memicu protes...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya