Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA sipil yang cedera dan meninggal dunia dalam perang saudara Yaman hampir dua kali lipat sejak pemantau hak asasi manusia PBB secara kontroversial disingkirkan pada Oktober. Satu organisasi nonpemerintah mengatakan itu pada Kamis (10/2).
"Penghapusan pemantau PBB telah membuka pintu untuk pelanggaran mengerikan yang tidak terkendali," kata Dewan Pengungsi Norwegia yang mendesak pemulihan pemantau itu. Dikatakan, 823 warga sipil tewas atau terluka dalam empat bulan sebelum akhir pemantauan dan 1.535 dalam empat bulan setelah keberangkatan mereka.
Laporan itu menambahkan bahwa korban sipil yang disebabkan oleh serangan udara--taktik yang disukai oleh koalisi pimpinan Saudi dalam memerangi pemberontak Houthi didukung Iran--telah berlipat ganda pada periode yang sama. "Pemecatan badan investigasi hak asasi manusia yang penting ini membawa kita kembali ke pelanggaran yang tidak terkendali dan mengerikan," kata Direktur Dewan Pengungsi Norwegia Erin Hutchinson dalam suatu pernyataan.
"Siapa yang bertanggung jawab atas kematian anak-anak dan keluarga ini? Kita mungkin tidak akan pernah tahu karena tidak ada lagi pemantauan independen, internasional, dan tidak memihak atas kematian warga sipil di Yaman."
Dewan Hak Asasi Manusia PBB memilih untuk membubarkan Kelompok Pakar Internasional dan Regional Terkemuka di Yaman pada Oktober. Langkah tersebut dikritik keras oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia.
Itu menjadi pertama kali badan HAM PBB menolak rancangan resolusi sejak didirikan pada 2006. Resolusi yang diajukan oleh negara-negara Eropa dan Kanada itu dikalahkan 21 suara berbanding 18.
"Orang-orang Yaman telah ditinggalkan. Dikhianati. Sekali lagi," kata Sekretaris Jenderal Amnesty International Agnes Callamard saat itu.
Ratusan ribu orang telah tewas secara langsung atau tidak langsung dalam perang tujuh tahun Yaman. Jutaan orang kehilangan tempat tinggal dalam hal yang disebut PBB sebagai krisis kemanusiaan terbesar di dunia.
Baca juga: AS Kirim Kapal Perang dan Jet Tempur ke UEA setelah Serangan Houthi
"Negara-negara anggota PBB harus segera mengembalikan badan pemantau untuk memastikan bahwa pihak-pihak yang berkonflik berhenti melakukan pelanggaran berat hukum humaniter internasional dengan impunitas," kata Hutchinson.
"Dengan tidak ada yang meminta pertanggungjawaban pelaku, warga sipil akan terus dibunuh oleh ribuan orang dan (menjadi) yang paling terpukul oleh eskalasi konflik." (AFP/OL-14)
PM Spanyol Pedro Sanchez tegaskan tidak akan terlibat serangan ke Iran dan melarang penggunaan pangkalan militer oleh AS meski diancam embargo perdagangan oleh Trump.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth selidiki serangan udara di Sekolah Shajareh Tayyebeh, Iran yang tewaskan 168 siswi. Iran tuduh AS-Israel sebagai pelaku.
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) menyatakan terus mencermati perkembangan eskalasi konflik geopolitik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat.
SEBUAH rudal balistik yang diluncurkan dari Iran dan menuju ke wilayah udara Turki setelah melintasi Suriah dan Irak. Rudal itu telah dihancurkan oleh sistem pertahanan udara NATO
Perang AS-Iran 2026 memanas. Kapal perang Iran IRIS Dena tenggelam di Sri Lanka ditorpedo AS. Senat AS gagal hentikan Trump, Pemprov Jabar siaga pantau 3.960 warga.
Presiden Macron nyatakan solidaritas untuk Spanyol setelah Trump ancam putus perdagangan akibat penolakan penggunaan pangkalan militer untuk serangan ke Iran.
Pejabat Iran klaim Mossad dalangi serangan drone ke kilang minyak Ras Tanura Saudi untuk memicu perang regional. Simak rincian tuduhan Teheran di sini.
Selly pun menekankan agar pemerintah memberikan perhatian serius kepada jemaah umrah mandiri yang berpotensi tidak terdata secara menyeluruh oleh pemerintah.
Tengku Mohd Dzaraif mengatakan sebagian besar jamaah haji yang terlantar dijadwalkan pulang menggunakan penerbangan Malaysia Airlines.
Jemaah yang bisa masuk ke kawasan Timur Tengah dikhawatirkan tidak bisa keluar dari wilayah tersebut sampai waktu yang telah ditentukan.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, mengatakan bahwa calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji.
Kementerian Luar Negeri Kuwait mengutuk dengan sekeras-kerasnya serangan terhadap kedutaan besar AS di negara itu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved