Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPRESIDENAN Palestina, Rabu (22/12), mengutuk dan menolak pernyataan pimpinan United List, Mansour Abbas, seorang anggota parlemen Arab di parlemen Israel. Ia meminta rakyat Palestina untuk mengakui Israel sebagai negara Yahudi.
"Pernyataan tidak bertanggung jawab seperti itu konsisten dengan seruan para ekstremis di Israel untuk mengusir orang-orang Palestina dan merusak status Masjid Suci Al-Aqsa dan sejarah rakyat Palestina selama berabad-abad," kata kepresidenan dalam suatu pernyataan dilansir dari kantor berita Palestina, Wafa.
Kepresidenan menekankan bahwa Mansour Abbas, dengan pernyataan seperti itu, hanya mewakili dirinya sendiri dan tidak mewakili rakyat Palestina di rumah dan di mana pun di dunia. Ia mengutuk pernyataan-pernyataan yang dinilai melanggar agama, sejarah, dan warisan Palestina sejak awal sejarah.
Kepresidenan menekankan bahwa sangat disayangkan bahwa Mansour Abbas, bukannya berpihak pada hak-hak rakyatnya, menjadi bagian dari skema yang mempromosikan proyek kolonial Zionis. "Alih-alih mengutuk pemukiman, pembunuhan, dan pemindahan yang dilakukan oleh pendudukan, serta rencana ekstremis Israel untuk mengosongkan tanah Palestina, kita melihatnya hari ini menggemakan kebohongan yang diadvokasi oleh gerakan Zionis yang tidak ada hubungannya dengan sejarah."
Baca juga: Israel Tolak Tuduhan Ada Kelompok Radikal Usir Umat Kristen
"Kami juga mengutuk kebisuannya yang tidak biasa dan mencurigakan tentang penodaan pemukim terhadap halaman Masjid Al-Aqsa dan kebisuannya yang memalukan selama pertempuran atas Jerusalem dan tempat-tempat sucinya serta upaya Presiden Mahmoud Abbas untuk menghadapi dan menghancurkan kesepakatan abad ini dan mencegah penjualan Yerusalem."
Kepresidenan menganggap pernyataan itu sebagai terjemahan literal tercela dari Hukum Kebangsaan yang dikeluarkan oleh kalangan ekstremis dan rasis di Israel. (OL-14)
Militer Israel tega menyiksa balita 1 tahun, Karim Abu Nassar, dengan sundutan rokok selama 10 jam di Gaza untuk paksa pengakuan ayahnya. Pelanggaran HAM berat!
Tragedi kemanusiaan berlanjut: Anak 13 tahun tewas di tenda Gaza dan seorang ibu ditembak di Reineh. Total korban tewas di Gaza kini melampaui 72.000 jiwa.
Presiden Prabowo hubungi Mahmoud Abbas dan pemimpin dunia Islam saat Idul Fitri. Langkah ini jadi sinyal kuat diplomasi Indonesia di panggung global.
Salon di Beit Awa, wilayah pendudukan Tepi Barat, Palestina, Rabu (18/3) dihantam sebuah proyektil meledak akibat saling serang Israel dan Iran. Empat perempuan Palestina tewasÂ
Secara khusus menyapa pemudik yang kembali ke tanah kelahiran dan atas nama pribadi, keluarga, serta Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat menyampaikan ucapan selamat datang kembali.
Mahmoud Abbas membawa harapan besar agar momentum hari kemenangan ini menjadi titik balik bagi kemerdekaan bangsa Palestina.
Menlu Palestina ungkap taktik Israel manfaatkan konflik Iran untuk percepat perluasan pemukiman ilegal di Tepi Barat. Simak kronologi dan dampaknya.
PBB memperingatkan potensi pembersihan etnis di Tepi Barat setelah 36.000 warga Palestina terusir dalam setahun akibat ekspansi pemukiman ilegal Israel.
Pasukan Israel ubah Kota Tua Jerusalem jadi barak militer. Akses Al-Aqsa ditutup 16 hari, jemaah terpaksa salat Tarawih di jalanan. Simak laporan lengkapnya.
Belanda dan Islandia resmi bergabung dengan Afrika Selatan dalam gugatan dugaan genosida Israel di Mahkamah Internasional (ICJ) per Maret 2026.
Indonesia bersama negara Arab dan Islam kecam keras penutupan Masjid Al-Aqsa oleh Israel. Larangan Tarawih & Itikaf pertama sejak 1967. Simak pernyataan resminya.
Pasukan Israel tutup Masjid Al-Aqsa 11 hari berturut-turut di Ramadan 2026. Pertama kali sejak 1967, salat Tarawih dan I'tikaf dilarang di situs suci.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved