Selasa 30 November 2021, 12:10 WIB

Polisi Belanda Tangkap Pasangan yang Kabur dari Karantina Covid-19

Basuki Eka Purnama | Internasional
Polisi Belanda Tangkap Pasangan yang Kabur dari Karantina Covid-19

AFP/Remko de Waal
Ambulans membawa pasien covid-19 yang akan dirawat di rumah sakit di Leiden, Belanda.

 

PEMERINTAH Belanda menepatkan dua orang dalam isolasi covid-19 di rmah sakit setelah merka kabur dari hotel karantina

Kepolisian perbatasan Belanda mengatakan pasangan laki-laki Portugal dan perempuan Spanyol itu ditangkap di atas pesawat yang menuju Spanyol di Bandara Schiphol, Amsterdam, Minggu (28/11).

Keduanya merupakan bagian dari puluhan orang yang dikarantina di hotel bandara setelah 61 ornag dari dua penerbangan KLM dari Afrika Selatan, Jumat (26/11) karena dinyatakan positif covid-19, 14 dari mereka positif varian Omicron.

Baca juga: Tiongkok Janjikan Afrika 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

"Kami mendengar ada orang yang kabur dari hotel meski mereka telah diminta berada di sana. Karenanya, kami harus mengambil tindakan dan menahan mereka," ujar juru bicara polisi perbatasan di Bandara Schiphol Robert van Kapel.

"Kini, mereka diisolaso di rumah sakit," lanjutnya.

Pasangan yang bernama Carolina Pimenta dan Andres Sanz mengatakan kepada televisi Belanda RTL bahwa mereka dinyatakan negatfi saat bertolak dari Afrika Selatan namun positif saat transit di Belanda, dalam perjalana pulang ke Spnyol.

Mereka bersikeras setelah berhari-hari meminta tes ulang, mereka melakukan tes sendiri dan hasilnya negatif. Karenanya, seorang dokter dan penjaga di Hotel Ramada mengatakan mereka sebaiknya meninggalkan hotel.

"Tudingan bahwa kami kabur dari karantina terlalu konyol. Tidak ada yang mengatakan mengenai aturan yang ada. Kami diperlakukan bak anjing," kecam Pimenta, yang mengaku sebagai peneliti biomedis.

"Saya mengetahui betapa pentingnya mematuhi aturan di saat krisis ini," lanjutnya.

Juru bicara pemerintah Kota Haarlemmermeer mengonfirmasi pasangan itu kini dikarantina di rmah sakit dan terancam dakwaan kriminal.

"Mereka telah diminta untuk tinggal di hotel namun membandel. Apa yang mereka lakukan tidak bijak," ujar juru bicara itu, Petra Faber.

"Di Belanda, tidak ilegal untuk berada di tempat umum meski And apositif covid-19. Namun, ketika Anda naik pesawat dengan tahu Anda positif, lain ceritanya," lanjutnya. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Kay Nietfeld / POOL / AFP

AS dan Rusia Adakan Pembicaraan Terakhir tentang Ukraina

👤 Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 21 Januari 2022, 11:21 WIB
Amerika Serikat semakin khawatir bahwa Rusia akan menyerang Ukraina meskipun ada peringatan...
ALEX HALADA / AFP

Austria Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Orang Dewasa

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 09:48 WIB
Keputusan tersebut menjadikan Austria negara Eropa pertama yang melakukannya meskipun ada gelombang protes yang menentang tindakan...
Yevgeny BIYATOV / SPUTNIK / AFP

Pemimpin Belarus Tetapkan Referendum Konstitusi pada 27 Februari

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 09:41 WIB
Jika Lukashenko mengajukan dirinya sebagai kandidat untuk pemilu pada tahun 2025, dia mungkin akan tetap berkuasa selama sepuluh tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya