Senin 29 November 2021, 21:10 WIB

Pemimpin E-commerce Iran Dihukum karena Fasilitasi Prostitusi

Mediaindonesia.com | Internasional
Pemimpin E-commerce Iran Dihukum karena Fasilitasi Prostitusi

AFP/Atta Kenare.
Orang memetik buah delima selama Festival Delima di ibukota Iran, Teheran, pada 14 November 2021.

 

PEMIMPIN situs e-commerce utama Iran telah dijatuhi hukuman tiga bulan penjara. Ini karena platformnya diduga digunakan untuk prostitusi. Kantor berita negara IRNA mengatakan itu Senin (29/11).

Putusan terhadap Achkan Armandehi, CEO situs Divar, telah ditegakkan di tingkat banding.

Armandehi, yang situsnya didirikan pada 2013 dan mencakup berbagai kegiatan komersial, dituduh memfasilitasi korupsi dan prostitusi dengan merekrut pelacur.

IRNA mengatakan vonisnya itu telah meningkatkan peringatan di kalangan pengusaha Iran. "Ternyata, hukuman dijatuhkan karena aktivitas kriminal tertentu dari pengguna yang menyalahgunakan aplikasi," katanya.

Perusahaan Armandehi mengatakan otoritas kehakiman di Iran telah gagal membedakan antara tanggung jawab platform dan tanggung jawab penggunanya. Prostitusi merupakan ilegal di Iran.

"Divar tidak dalam posisi untuk dapat memeriksa motif atau niat masing-masing dari 44 juta penggunanya," kata perusahaan itu dalam suatu pernyataan.

Baca juga: PM Israel Ingatkan Pemerasan Nuklir ala Iran

Kementerian Telekomunikasi Iran meminta kepala pengadilan untuk memeriksa kembali putusan tersebut. (AFP/OL-14)

Baca Juga

AFP/Dave Chan

Perdana Menteri Kanada Positif Covid-19

👤Widhoroso 🕔Kamis 27 Januari 2022, 22:44 WIB
PERDANA Menteri Kanada, Justin Trudeau, Kamis (27/1) menyatakan bahwa dirinya telah terpapar...
DOK Taiwan Excellence.

Taiwan Pilih Proposal Pemenang Ide Atasi Masalah Sosial Lingkungan

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 17:33 WIB
Tiga pemenang yang memilih proposal yang tepat dapat memperoleh hadiah senilai...
AFP/POIS Christopher Szumlanski/Angkatan Pertahanan Australia.

Gempa Kekuatan 6,2 SR Guncang Tonga

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 27 Januari 2022, 14:42 WIB
Tidak ada laporan segera tentang gempa yang dirasakan di Tonga atau Fiji yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya