Sabtu 27 November 2021, 21:08 WIB

Thailand Larang Masuk Pelancong dari Delapan Negara Afrika

Thailand Larang Masuk Pelancong dari Delapan Negara Afrika

AFP
Warga menikmati salah satu sudut kota Bangkok, Thailand

 

OTORITAS Thailand pada Sabtu (27/11) mengatakan akan melarang masuk orang-orang yang bepergian dari delapan negara Afrika, yang ditetapkan sebagai area berisiko tinggi varian covid-19 Omicron.

Mulai Desember perjalanan dari Botswana, Eswatini, Lesotho, Malawi, Mozambik, Namibia, Afrika Selatan dan Zimbabwe akan dilarang, kata pejabat senior kesehatan Opas Karnkawinpong pada jumpa pers. Thailand akan menutup pendaftaran wisata dari negara-negara yang disebutkan mulai hari ini 

Pengumuman itu muncul saat sejumlah negara-negara di Asia memperketat perbatasan karena khawatir dengan varian B11529. Organisasi Kesehatan Dunia menetapkan Omicron sebagai varian yang diwaspadai menyebutkan bahwa varian itu kemungkinan lebih cepat menular dibanding varian lainnya. "Kami telah memberitahu maskapai dan negara-negara tersebut mengenai ini," kata Opas.

Ia menambahkan bahwa pelancong dari negara-negara Afrika lainnya tidak diizinkan untuk memanfaatkan skema perjalanan bebas karantina Thailand yang diperuntukkan bagi penerima vaksin  korona. (OL-8)

Baca Juga

Dok. Biro Pers Sekretariat Presiden

Bertemu PM Singapura di Bintan, Presiden akan Bahasa Sejumlah Isu Strategis 

👤Andhka Prasetyo 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:44 WIB
"Presiden Jokowi dan PM Lee Hsien Loong juga menyaksikan penandatanganan dan pertukaran sejumlah nota...
AFP/Jaafar Ashtiyeh.

Mungkin Bebas Tentara Israel yang Tahan Orang Tua Palestina hingga Meninggal

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 21:27 WIB
Namun Abdulrahman dan tahanan lain, Abdulaziz Hamouda, mengatakan Assad terbaring di tanah ketika tim Israel pergi. Mereka pergi ke sisinya...
AFP/Atta Kenare.

Iran Mungkin Sepakati Pertukaran Tahanan AS-Iran dan Perjanjian Nuklir

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 24 Januari 2022, 20:42 WIB
Mengenai situasi terakhir pembicaraan nuklir di Wina, Khatibzadeh mengatakan pihaknya melihat kemajuan dalam negosiasi ke arah yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya