Selasa 26 Oktober 2021, 13:41 WIB

Sekjen PBB Tunjuk Sosiolog Singapura Jadi Utusan Baru untuk Myanmar

Nur Aivanni | Internasional
Sekjen PBB Tunjuk Sosiolog Singapura Jadi Utusan Baru untuk Myanmar

FOTO ANTARA/Nyoman Budhiana
Sekjen PBB menunjuk Noeleen Heyzer sebagai Utusan Khusus baru PBB untuk Myanmar.

 

SEKRETARIS Jenderal PBB Antonio Guterres, pada Senin (25/10), mengumumkan bahwa dia telah menunjuk sosiolog Singapura, Noeleen Heyzer, sebagai utusan khusus baru PBB untuk Myanmar. Dia akan menggantikan Christine Schraner Burgener dari Swiss.

Heyzer, 73, telah memegang berbagai posisi senior di PBB, khususnya antara 2007 dan 2014 sebagai Kepala Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik. Pada periode 2013 dan 2015, dia menjabat sebagai penasihat khusus untuk Timor Leste.

Sebagai bagian dari tugasnya di Komisi Ekonomi dan Sosial, Heyzer bekerja erat dengan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), serta dengan otoritas Myanmar dalam pembangunan dan pengurangan kemiskinan.

Sejak kudeta pada 1 Februari 2021 di Myanmar yang mengakhiri periode demokrasi selama sepuluh tahun, PBB dan ASEAN tidak berhasil mendesak junta militer untuk meluncurkan kembali dialog politik dan membebaskan pejabat sipil yang ditangkap selama kudeta.

Baik Burgener, yang meninggalkan tugasnya di PBB setelah tiga setengah tahun memasuki pemerintahan Swiss, maupun Wakil Menteri Luar Negeri Brunei Erywan Yusof - yang ditunjuk sebagai utusan ASEAN pada Agustus 2021- tidak dapat pergi ke Myanmar.

Padahal mereka berharap untuk bertemu dengan warga sipil seperti mantan pemimpin sipil Aung San Suu Kyi. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

ALEX HALADA / AFP

Austria Wajibkan Vaksinasi Covid-19 untuk Orang Dewasa

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 09:48 WIB
Keputusan tersebut menjadikan Austria negara Eropa pertama yang melakukannya meskipun ada gelombang protes yang menentang tindakan...
Yevgeny BIYATOV / SPUTNIK / AFP

Pemimpin Belarus Tetapkan Referendum Konstitusi pada 27 Februari

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 09:41 WIB
Jika Lukashenko mengajukan dirinya sebagai kandidat untuk pemilu pada tahun 2025, dia mungkin akan tetap berkuasa selama sepuluh tahun...
JULIEN DE ROSA / AFP

Prancis akan Longgarkan Pembatasan Covid-19 Mulai Februari

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 09:29 WIB
Perdana Menteri Prancis Jean Castex juga berharap dapat melonggarkan aturan masker wajah untuk anak-anak di sekolah setelah liburan musim...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya