Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
NEGOSIATOR utama Uni Eropa akan bertemu dengan mitranya dari Teheran, pekan ini, di Brussels untuk pembicaraan tentang memulai kembali negosiasi atas kesepakatan nuklir Iran.
Uni Eropa dan kekuatan dunia tengah berjuang mencoba mendapatkan negosiasi di Wina yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan 2015 kembali ke jalurnya setelah pemilu di Teheran.
Kepala negosiator Iran mengenai kesepakatan itu, Wakil Menteri Luar Negeri Ali Bagheri, menulis di Twitter bahwa dia akan berada di Brussels pada Rabu (27/10) untuk melanjutkan pembicaraan tentang negosiasi yang berorientasi pada hasil.
Baca juga: Khamenei: Negara Arab Berdosa Normalisasi Hubungan dengan Israel
Sementara itu, Juru Bicara Uni Eropa Peter Stano mengatakan pertemuan itu akan melibatkan negosiator utama blok itu Enrique Mora, yang mengunjungi Teheran, awal bulan ini, untuk mendorong Iran memulai kembali negosiasi penuh.
Di Washington, Juru Bicara Departemen Luar Negeri AS Ned Price mengatakan Amerika Serikat (AS) sangat mendukung keterlibatan Uni Eropa.
"Yang mengatakan," katanya kepada wartawan, "tujuan akhir harus Wina," ucapnya.
Kesepakatan antara Iran dan kekuatan dunia untuk menemukan solusi jangka panjang bagi krisis yang sudah berlangsung selama dua dekade terkait program nuklir kontroversialnya telah hampir mati sejak mantan Presiden AS Donald Trump keluar dari kesepakatan itu pada Mei 2018 dan memberlakukan sanksi besar-besaran.
Sementara itu, penerus Trump, Joe Biden, mengatakan dia siap masuk kembali ke perjanjian tersebut, selama Iran memenuhi prasyarat utama termasuk mematuhi penuh kesepakatan itu. (AFP/OL-1)
Presiden Emmanuel Macron mengumumkan transformasi besar kebijakan pertahanan nuklir Prancis. Delapan negara Eropa akan bergabung dalam strategi "Advanced Deterrence".
Simak profil lengkap Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Iran yang wafat pada 2026. Jejak politik, revolusi, hingga babak baru suksesi Iran.
IRAN membantah keras tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyebut Teheran tengah mengembangkan rudal berjangkauan hingga Amerika Serikat termasuk ambisi nuklir militer
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan tengah mempertimbangkan opsi serangan militer terbatas guna menekan Iran agar bersedia mencapai kesepakatan dengan Washington.
PEMIMPIN Korea Utara Kim Jong Un memamerkan puluhan peluncur roket berkemampuan nuklir menjelang kongres penting Partai Buruh, menurut media negara.
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi tiba di Jenewa untuk mengikuti putaran kedua perundingan nuklir dengan Amerika Serikat.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
Para petani menerapkan metode panen cerdas iklim dan pemetikan selektif dengan tangan untuk menjaga cita rasa serta memperpanjang umur simpan buah.
Jerman pastikan tidak bergabung dalam misi militer di Selat Hormuz. Menlu Johann Wadephul tegaskan Berlin pilih solusi negosiasi ketimbang keterlibatan tempur.
Iran juga menuduh Uni Eropa melakukan kemunafikan dan standar ganda setelah kepala kebijakan luar negeri blok tersebut mengkritik serangan Hizbullah terhadap Israel.
Uni Eropa mengusulkan larangan transportasi dan layanan minyak Rusia, namun AS menolak dukungan, sementara negara G7 lain belum memberikan janji jelas.
Hari ke-1.460: Rusia gempur Kyiv & Lviv dengan 345 drone-rudal. Putin prioritaskan nuklir, sementara Hungaria ancam blokir sanksi Uni Eropa terkait aliran minyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved