Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
PULUHAN pemukim Yahudi menyerang petani Palestina pada Kamis (7/10) selama panen zaitun di kota Burin, selatan kota Nablus, Tepi Barat yang diduduki Israel. Ini dilaporkan kantor berita resmi Palestina, Wafa, sebagaimana dikutip dari The Palestine Chronicle.
Ghassan Daghlas, yang memantau aktivitas pemukiman Israel di utara Tepi Barat, mengatakan kepada Wafa bahwa sekitar 60 pemukim Yahudi menyerang para pemanen zaitun di daerah selatan Burin.
Salah satu petani membenarkan bahwa para pemukim, yang berasal dari pemukiman ilegal Yitzhar, menyerang keluarganya dan petani lain saat mereka sedang memanen tanaman zaitun mereka.
Petani itu menambahkan bahwa tentara Israel, yang berada di daerah itu, tidak berusaha menghentikan para pemukim. Sebaliknya, mereka hanya akan turun tangan untuk melindungi para pemukim jika para petani berusaha mengusir mereka dari tanah mereka.
Kekerasan pemukim terhadap warga Palestina dan harta benda mereka sudah menjadi hal rutin di Tepi Barat dan jarang dituntut oleh otoritas Israel.
"Kekerasan pemukim Yahudi seharusnya tidak dianalisis secara terpisah dari kekerasan yang dilakukan oleh tentara Israel, tetapi dilihat dalam konteks yang lebih luas dari ideologi Zionis yang kejam dalam mengatur masyarakat Israel sepenuhnya," tulis penulis dan editor Palestina dari The Palestine Chronicle, Ramzy Baroud.
"Kekerasan pemukim telah lama menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Palestina di bawah pendudukan," menurut Kelompok Hak Asasi Manusia B’tselem. "Pasukan keamanan Israel memungkinkan tindakan ini yang mengakibatkan korban Palestina, baik cedera maupun kematian, serta kehilangan tanah dan properti."
Baca juga: Ribuan Warga Gaza Ajukan Izin Kerja Israel
Dalam beberapa kasus, mereka bahkan menjadi pengawal bersenjata atau bahkan ikut dalam penyerangan. Antara 500.000 dan 600.000 orang Israel tinggal di permukiman khusus Yahudi di Jerusalem Timur yang diduduki dan Tepi Barat yang melanggar hukum internasional. (OL-14)
Otoritas Israel batalkan salat Jumat di Masjid Al-Aqsa dengan dalih konflik Iran. Imam Besar Al-Aqsa mengecam penutupan yang dianggap tidak berdasar tersebut.
Pasukan Israel serbu belasan desa di Ramallah, tahan satu pemuda, aniaya warga, hingga sita rumah dan uang tunai penduduk dalam operasi militer Kamis malam.
Bantuan ini merupakan aksi kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga filantropi Islam dalam merespons krisis kemanusiaan di Palestina.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) terus menunjukkan komitmennya dalam misi kemanusiaan global dengan menyalurkan bantuan paket makanan siap saji bagi warga terdampak konflik di Palestina.
Baznas kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina yang terdampak konflik. Kali ini, bantuan yang disalurkan berupa pakaian dengan total 2.400 paket.
Israel menutup Masjid Al-Aqsa untuk hari ketiga di tengah Ramadan 2026 pasca-perang dengan Iran. Warga Palestina peringatkan perubahan status quo permanen.
Kementerian Kesehatan Libanon mengatakan serangan Israel di negara itu sejak Senin telah menewaskan total 217 orang, yang sebagian besar adalah warga sipil.
Jika dipadukan dengan serangan terhadap bangunan tempat tinggal, Israel menambah kesengsaraan dan penderitaan pada penduduk sipil yang sudah lelah.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menuduh AS dan Israel melakukan serangan yang menargetkan sebuah sekolah dasar di Lapangan Niloufar, Teheran.
Rakyat Libanon dapat mengandalkan dukungan penuh dan bantuan kemanusiaan kami untuk ribuan pengungsi.
Sikap risk-off investor disebabkan oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah, serta tingginya yield US Treasury akibat ekspektasi suku bunga The Fed yang tertahan tinggi.
IRAN menyebut bahwa Israel di balik serangan drone terhadap Azerbaijan. Kantor berita Iran, IRNA melaporkan Israel memiliki riwayat melakukan operasi semacam itu untuk timbulkan perpecahan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved