Sabtu 25 September 2021, 15:15 WIB

Imigran Terakhir Disingkirkan dari Bawah Jembatan di Texas

Basuki Eka Purnama | Internasional
Imigran Terakhir Disingkirkan dari Bawah Jembatan di Texas

AFP/PAUL RATJE
Sejumlah imigran asal Haiti mendirikan tenda di bawah jembatan Del Rio, Texas, AS.

 

ROMBONGAN terakhir imigran, mayoritas berasal dari Haiti, yang berkemah secara ilegal di bawah sebah jembatan di Texas telah disingkirkan. Hal itu diungkapkan pemerintah Amerika Serikat (AS), JUmat (24/9).

"Mulai pagi ini, tidak ada lagi imigran yang berkemah di bawah Jemabatan Del Rio," tegas Menteri Dalam Negeri AS Alejandro Mayorkas.

Sekitar 2 ribu imigran diterbangkan kembali ke Haiti menggunakan 17 penerbangan sementara yang lainnya ditampung ke tempat penampungan di perbatasan.

"Mayoritas dari mereka akan dikembalikan ke Haiti," ungkap Mayorkas.

Baca juga: Joe Biden: Suntikan Booster Covid-19 akan Diberikan Gratis

Mayorkas menambahkan sekitar 8 ribu pengungsi telah dengan sukarela menyeberang kembali ke Meksiko.

Sekitar 12.400 individu akan disidangkan di hadapan hakim imigrasi untuk menentukan apakah mereka akan dipulangkan atau diizinkan tinggal di AS.

Ini merupakan pernyataan pertama Mayorkas sejak beredarnya foto petugas penjaga perbatasan AS menunggang kuda mengusir imigran asal Haiti.

Sebelumnya, Presiden AS Joe Biden menyebut gambar itu memalukan dan berjanji akan ada konsekuensi dari aksi itu.

"Sangat menyedihkan melihat orang diperlakukan seperti itu dengan kuda hampir menginjak mereka dan yang lainnya dipukuli. Saya berjanji akan ada yang bertanggung jawab atas insiden itu," tegas Biden. (AFP/OL-1)
 

Baca Juga

Saeed KHAN / AFP

Sydney Mulai Longgarkan Pembatasan Kegiatan Terkait Covid-19

👤Nur Aivanni 🕔Senin 18 Oktober 2021, 10:46 WIB
Ribuan anak kembali ke sekolah-sekolah di Sydney pada Senin (18/10) setelah hampir empat bulan belajar di...
SHAMIL ZHUMATOV / POOL / AFP

Tak Akui Rezim Belarus, Duta Besar Prancis Tinggalkan Belarus

👤Nur Aivanni 🕔Senin 18 Oktober 2021, 09:11 WIB
Uni Eropa telah memberlakukan gelombang sanksi pada rezim Presiden Alexander Lukashenko atas tindakan keras terhadap aksi unjuk...
AFP/Alberto Pizzoli

Paus Fransiskus Kecam Serangan di Norwegia, Afghanistan dan Inggris

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 17 Oktober 2021, 22:04 WIB
Paus Fransiskus pada Minggu (17/10) mengecam serangan yang baru saja terjadi di Norwegia, Afghanistan dan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Mencegah Proyek Kereta (jadi) Mubazir

Pembengkakan biaya menjadi biang keladi perlu turun tangannya negara membiayai proyek dengan dana APBN.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya