Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
IRAN tidak ingin meninggalkan pembicaraan yang bertujuan menghidupkan kembali kesepakatan nuklir dengan negara-negara besar. Ini disampaikan setelah kekuatan Barat menyatakan frustrasi atas lambatnya langkah Iran.
"Kami tidak berusaha untuk keluar dari meja perundingan," kata Menteri Luar Negeri Hossein Amir-Abdollahian kepada kantor berita resmi IRNA, Jumat (24/9). "Kami pasti akan mengejar negosiasi yang melayani hak dan kepentingan bangsa kami."
Seorang pejabat senior AS minggu ini menjelaskan frustrasi Washington dengan Teheran atas tidak ada indikasi positif bahwa pihaknya siap untuk kembali ke pembicaraan untuk menutup masalah yang tersisa.
Pemerintah Eropa mengatakan mereka tidak mendengar apa pun yang konkret dari Amir-Abdollahian selama pertemuan mereka di sela-sela Sidang Umum PBB.
Berbicara kepada IRNA dari New York, Menlu Iran mengatakan, "Kami sedang mencari jalan untuk kembali ke negosiasi dan insyaallah kami akan kembali ke meja perundingan pada kesempatan pertama."
Disimpulkan pada 2015, kesepakatan nuklir menawarkan bantuan kepada Teheran dari jeratan sanksi Barat dan PBB. Ini sebagai imbalan atas komitmen Teheran untuk tidak pernah memperoleh senjata nuklir dan untuk secara drastis mengurangi kegiatan nuklirnya di bawah kendali ketat PBB.
Baca juga: AS dan Uni Eropa Frustrasi terhadap Tingkah Iran
Namun kemudian Presiden AS Donald Trump secara sepihak menarik negaranya dari kesepakatan pada 2018 dan meningkatkan sanksi. Ini memprovokasi Iran untuk menangguhkan sebagian besar komitmen nuklirnya. (AFP/OL-14)
Laporan intelijen AS mengungkap struktur kekuasaan Iran makin tangguh di bawah IRGC meski Pemimpin Tertinggi tewas. Simak analisis dampak serangan 28 Februari.
Pemerintahan Donald Trump dilaporkan ingin singkirkan Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel. AS tutup pintu diplomasi selama Diaz-Canel menjabat. Cek detailnya!
Teheran sebut laporan komunikasi dengan AS sebagai "kebohongan murni". Menlu Abbas Araghchi tegaskan Iran tidak pernah meminta gencatan senjata sejak perang pecah.
Ali Larijani kirim surat terbuka kepada pemimpin dunia Islam. Iran minta negara-negara Muslim tinjau ulang sikap di tengah perang lawan AS-Israel.
Tiongkok merespons permintaan Donald Trump terkait pengamanan Selat Hormuz. Beijing desak penghentian operasi militer dan fokus pada stabilitas ekonomi global.
Pangkalan udara Ali Al Salem di Kuwait diserang drone, menghancurkan aset udara Italia. Serangan terjadi di tengah retaliasi Iran pascakematian Ali Khamenei.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu klaim Ali Larijani tewas dalam serangan di Teheran. Kematian tokoh kunci ini jadi pukulan telak bagi rezim Iran.
Laporan intelijen AS mengungkap struktur kekuasaan Iran makin tangguh di bawah IRGC meski Pemimpin Tertinggi tewas. Simak analisis dampak serangan 28 Februari.
Uni Eropa, Jerman, dan Inggris kompak tolak permintaan AS kirim pasukan ke Selat Hormuz. Fokus pada diplomasi demi cegah lonjakan harga minyak global. Simak!
SERANGAN rudal menghantam Israel, Senin (16/3). Menurut penyiar publik KAN News, serpihan rudal yang diduga berasal dari Iran jatuh di dekat Kompleks Masjid Al Aqsa di Kota Tua.
Blokade Selat Hormuz pascaserangan AS-Israel ke Iran picu krisis energi global. Produksi minyak Arab Saudi hingga Irak anjlok drastis 7 juta bpd. Cek dampaknya!
Kenapa Israel terkesan menutup rapat-rapat kondisi Netanyahu? Jika benar dia telah meninggal, keuntungan apa yang didapat Iran?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved