Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Amerika Serikat (AS), menyambut baik janji Tiongkok untuk mengakhiri pendanaan proyek-proyek batu bara di luar negeri. Namun, AS juga menyuarakan harapan penghasil emisi terbesar di dunia itu, juga akan berbuat lebih banyak di dalam negeri tentang perubahan iklim.
Untuk diketahui, Presiden Xi Jinping mengatakan kepada Majelis Umum PBB pada Selasa bahwa Tiongkok akan menghentikan pendanaan untuk proyek batu bara di luar negeri.
"Kami menyambut baik pengumuman ini tetapi kami juga menyadari bahwa masih banyak yang harus dilakukan," kata seorang pejabat AS kepada wartawan di Perserikatan Bangsa-Bangsa, yang berbicara dengan syarat anonim, Rabu waktu setempat atau Kamis WIB (23/9).
"Kami berharap dapat mendengar lebih banyak tentang langkah-langkah tambahan yang dapat mereka ambil dalam dekade yang menentukan ini untuk lebih mengurangi emisi nasional mereka," kata pejabat itu.
Pejabat itu mengatakan bahwa tindakan Tiongkok lebih lanjut akan membantu menempatkan dunia lebih dekat pada lintasan yang akan menahan suhu agar tidak naik hingga di atas 1,5 derajat.
Ilmuwan PBB mengatakan bahwa pemanasan 1,5 derajat Celcius (2,7 Fahrenheit) di atas tingkat pra-industri adalah ambang batas di mana planet ini dapat menghindari kerusakan terburuk akibat perubahan iklim termasuk cuaca yang semakin parah, kekeringan dan banjir.
Terlepas dari janji Tiongkok pada bantuan luar negeri, Tiongkok tetap berinvestasi di dalam negeri dalam hal batu bara -- masalah yang diangkat pada kunjungan awal bulan ini oleh utusan iklim AS John Kerry.
Presiden AS Joe Biden telah menempatkan prioritas tinggi pada lingkungan setelah mengalahkan skeptis iklim Donald Trump. Dalam pidatonya sendiri di PBB pada Selasa, dia berjanji untuk menggandakan bantuan AS untuk negara-negara yang paling terpukul oleh perubahan iklim, kesenjangan utama menjelang pembicaraan iklim PBB di Glasgow pada November. (AFP/OL-13)
Baca Juga: Filipina Dukung Pakta Pertahanan Baru untuk Lawan Tiongkok
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang kembali menunjukkan dampak investasi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
Pengiriman karyawan Indonesia itu sekaligus juga merupakan kiat investor untuk lebih memastikan kesiapan operasional pabrik di Batang sesuai standar global.
AHLI biologi dari Hebei University, Tiongkok, Ming Li bersama rekan-rekannya melakukan penelitian dan menemukan bahwa rambut bisa mendeteksi Parkinson
Tiongkok melarang ekspor barang dwiguna ke 20 entitas pertahanan Jepang, termasuk Mitsubishi Heavy Industries dan Kawasaki Heavy Industries.
Ledakan toko petasan di Xiangyang, Hubei, Tiongkok, tewaskan 12 orang di tengah perayaan Imlek. Insiden ini picu kembali debat larangan kembang api akibat isu keamanan.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Riset Northwestern University ungkap asap kayu di rumah menyumbang 20% polusi mematikan di AS.
Penelitian terbaru mengungkap bagaimana retakan es Arktik dan polusi ladang minyak memicu reaksi kimia berbahaya yang mempercepat pencairan es kutub.
Studi itu menemukan hubungan antara paparan partikel super kecil polutan udara (PM2,5) dan nitrogen dioksida dengan peningkatan risiko tumor otak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved