Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PERSERIKATAN Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan telah mengucurkan US$45 juta dalam bentuk dana darurat untuk membantu sistem kesehatan di Afghanistan. Setelah kelompok militan Taliban berkuasa, sistem kesehatan di Afghanistan terancam hancur.
Dalam sebuah pernyataan resmi, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat Martin Griffiths memperingatkan bahwa pasokan obat, keperluan medis dan bahan bakar hampir habis di Afghanistan. Bahkan, tenaga kesehatan sudah tidak mendapat bayaran.
Baca juga: Taliban Tetapkan Kebijakan untuk Pendidikan Perempuan
Sistem perawatan kesehatan di Afghanistan jatuh ke dalam krisis setelah Taliban berkuasa bulan lalu. Kondisi itu mempersulit pengiriman bantuan dan membuat banyak fasilitas kesehatan kekurangan staf.
Dalam upaya mencegah bencana lebih parah, PBB pun mengeluarkan dana tanggap darurat untuk meningkatkan dukungan penyelamatan warga Afghanistan. "Membiarkan sistem pengiriman perawatan kesehatan Afghanistan berantakan akan menjadi bencana," pungkas Griffiths.
"Warga di seluruh wilayah Afghanistan akan mendapat penolakan saat mengakses layanan kesehatan primer. Seperti, operasi caesar darurat dan perawatan trauma," imbuhnya.
Baca juga: Erdogan Janji Turki akan Ratifikasi Kesepakatan Paris
Adapun dana darurat akan disumbangkan ke badan kesehatan dan anak-anak yang dikelola PBB. Dengan adanya bantuan LSM mitra, PBB juga berupaya menjaga rumah sakit, pusat layanan covid-19 dan fasilitas kesehatan lainnya untuk tetap beroperasi hingga akhir tahun.
"PBB bertekad untuk mendukung rakyat Afghanistan pada saat mereka membutuhkan," tandas Griffiths.(AFP/OL-11)
PRESIDEN Prabowo Subianto mengatakan konflik yang terjadi di sejumlah kawasan dunia menunjukkan situasi internasional berada dalam kondisi rawan.
Kasus ini bermula dari rapuhnya harmonisasi komunikasi di ruang digital
Partai Gema Bangsa mengutuk tanpa kompromi setiap tindakan agresi militer dan pelanggaran kedaulatan negara yang memicu eskalasi konflik bersenjata di kawasan Timur Tengah
Pernyataan itu disampaikan di tengah kekhawatiran meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
Sugiono mengatakan dirinya telah menginstruksikan Duta Besar RI untuk Iran di Teheran agar menyiapkan berbagai opsi jika sewaktu-waktu evakuasi perlu dilakukan.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Juru Bicara Taliban Zabiullah Mujahid mengecam serangan udara Pakistan di Kabul dan Kandahar. Kabul klaim lancarkan operasi balasan besar-besaran di perbatasan.
Pakistan melancarkan serangan udara ke Nangarhar dan Paktika di Afghanistan. Kabul menuduh warga sipil tewas dan terluka, sementara Islamabad mengklaim operasi menargetkan TTP dan ISKP.
Jubir Taliban Zabihullah Mujahid tegaskan dukungan bagi Iran jika AS menyerang. Simak analisis hubungan Kabul-Teheran & dinamika keamanan Timur Tengah 2026.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved