Sabtu 18 September 2021, 20:45 WIB

267 Demonstran Australia Penentang Lockdown Ditahan

Mediaindonesia.com | Internasional
267 Demonstran Australia Penentang Lockdown Ditahan

AFP/David Gray
Ilustrasi

 

Kepolisian Australia menahan 235 orang di Melbourne dan 32 di Sydney, Sabtu (18/9), saat demonstrasi tanpa izin berlangsung untuk menentang pemberlakuan penguncian (lockdown).

Sejumlah polisi terluka dalam bentrokan dengan para pengunjuk rasa. Kepolisian Victoria melaporkan bahwa enam polisi membutuhkan perawatan rumah sakit. Sejumlah personel tersungkur ke jalan dan terinjak-injak, kata kepolisian dan menurut gambar yang ditayangkan televisi.   

Sekitar 700 orang berhasil berkumpul di beberapa wilayah Melbourne, sementara  2,000 personel kepolisian menjadikan pusat kota zona sebagai zona yang tidak bisa dilalui. Polisi mendirikan pos-pos pemeriksaan dan membentuk barikade. Angkutan umum dan layanan tumpangan ke kota pun dihentikan.

Di Sydney, personel antihuru-hara, patroli jalan raya, detektif, dan polisi yang bertugas secara umum juga dikerahkan ke jalan-jalan guna mencegah orang-orang berkumpul dalam jumlah besar.

Australia tengah berjuang melawan wabah varian Delta COVID-19 sejak pertengahan Juni dengan memberlakukan penguncian ketat di Sydney, Melbourne, dan Canberra selama berminggu-minggu hingga saat ini.

Sebanyak 1.882 kasus COVID-19 dilaporkan pada Sabtu (18/9), sebagian besar ditemukan di Sydney. Sebagian besar pembatasan di Victoria, New South Wales, dan Canberra akan tetap diberlakukan hingga sedikitnya 70 persen dari warga berusia 16 tahun ke atas sudah divaksin lengkap.

Berdasarkan laju vaksinasi saat ini, target tersebut akan tercapai pada akhir Oktober atau awal November.

Tingkat kepatuhan yang tinggi terhadap protokol kesehatan masyarakat telah membantu Australia tetap berada di angka infeksi yang relatif rendah dengan total di bawah 85.000 kasus dan 1.145 kematian sejak pandemi mulai merebak.

Sebagian besar warga Australia mendukung vaksinasi dan protokol kesehatan masyarakat.

Tetapi, aksi protes kadang-kadang muncul secara sporadis --terkadang diwarnai kekerasan-- dalam menentang penanganan pandemi.

“Sangat mengecewakan untuk lagi-lagi melihat sekelompok kecil masyarakat menunjukkan bahwa mereka sangat tidak peduli terhadap kesehatan dan keselamatan polisi maupun semua warga Victoria,” kata Kepolisian Victoria. (Ant/OL-12)
 

Baca Juga

AFP-Korean Central News Agency (KCNA

Korut Sebut Reaksi AS Terhadap Uji Coba Rudalnya Berlebihan

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 11:40 WIB
“Uji coba rudal balistik baru dari kapal selam minggu ini adalah bagian dari rencana jangka menengah dan panjang Korea Utara untuk...
AFP

Korea Selatan akan Luncurkan Roket Nuri Hari ini

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:40 WIB
KOREA Selatan akan meluncurkan roket Nuri yang dikembangkan dalam negeri pada Kamis...
Antara

Ancaman Bahaya Media Sosial, Facebook Tetap Diawasi Meski Berganti Nama

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 10:36 WIB
Para ahli berpendapat jika benar Facebook berganti nama, ia tetap tidak bisa lepas dari pengawasan regulator dan publik tentang bahaya...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya