Selasa 14 September 2021, 07:20 WIB

Prancis Berjanji Sumbang 100 Juta Euro untuk Bantu Afghanistan

Nur Aivanni | Internasional
Prancis Berjanji Sumbang 100 Juta Euro untuk Bantu Afghanistan

AFP
Ibu Kota Afghanistan, Kabul

 

PRANCIS akan menyumbangkan 100 juta euro ($118 juta) untuk pekerjaan kemanusiaan darurat di Afghanistan, menyusul seruan PBB membantu negara tersebut yang terkoyak itu. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Jean-Yves Le Drian di Jenewa, pada Senin.

"Setengah dari populasi (Afghanistan) sekarang berisiko, termasuk lebih dari empat juta perempuan dan sekitar 10 juta anak-anak. Adalah tanggung jawab kita untuk berada di pihak mereka dalam cobaan baru ini," kata Le Drian pada pertemuan tingkat tinggi tingkat menteri tentang situasi di Afghanistan setelah penarikan pasukan AS.

Prancis, katanya, berjanji akan memberikan 100 juta euro untuk mengatasi keadaan darurat tersebut.

Pertemuan itu, yang diselenggarakan oleh Sekjen PBB Antonio Guterres, terjadi hanya kurang dari sebulan setelah Taliban berkuasa, yang memicu jalan keluar yang kacau bagi Amerika Serikat dan sekutunya setelah 20 tahun berada di negara itu.

Konferensi setengah hari itu berusaha untuk mengumpulkan lebih dari $600 juta, menurut badan-badan kemanusiaan sangat dibutuhkan untuk memberikan bantuan penyelamatan jiwa kepada jutaan warga Afghanistan.

Pada Senin, Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak negara-negara untuk menggali lebih dalam dan memberikan bantuan yang sangat dibutuhkan kepada warga Afghanistan, dan untuk mendukung perempuan dan lainnya yang hak-haknya tampaknya terancam oleh Taliban.

Saat berbicara kepada para menteri yang berkumpul untuk konferensi donor untuk negara yang dilanda kekerasan itu, Guterres bersikeras bahwa rakyat Afghanistan membutuhkan 'penyelamat'.

"Setelah beberapa dekade perang, penderitaan dan ketidakamanan, mereka mungkin menghadapi saat yang paling berbahaya. Konferensi ini bukan hanya tentang apa yang akan kita berikan kepada rakyat Afghanistan. Ini tentang utang kita," katanya, di Jenewa.

Saat pertemuan itu berakhir, kepala kemanusiaan PBB Martin Griffiths mengatakan negara-negara donor menjanjikan bantuan senilai total $1,2 miliar, tetapi tidak mengatakan berapa banyak yang dialokasikan untuk seruan PBB untuk bantuan darurat. (AFP/OL-13)

Baca Juga: Selandia Baru Perpanjang Penguncian Ketat untuk Auckland

Baca Juga

AFP/Jung Yeon-je

Target Normal Akhir Oktober, Korsel Mulai Memvaksin Anak Usia 12-17 Tahun

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 23:39 WIB
Juga menawarkan suntikan penguat (booster) kepada warga berusia 75 tahun ke atas sebagai upaya negara itu untuk kembali hidup normal pada...
AFP/TIMOTHY A. CLARY

Afghanistan Bakal Absen Berpidato di Sidang Umum PBB

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 23:36 WIB
Ghulam Isaczai adalah dubes untuk PBB saat ini, yang mewakili pemerintah Afghanistan yang digulingkan oleh...
Theprint.in

Produsen CanSinoBIO Klaim Vaksinnya Aman untuk Anak dan Remaja

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 September 2021, 22:56 WIB
Produsen vaksin Tiongkok CanSinoBIO menyebut vaksin vektor adenoviral tipe-5 (Ad5) atau rekombinan buatannya aman dan mampu melindungi anak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Porsi Terbesar Operasi untuk Edukasi

Protokol kesehatan pun menjadi fokus Operasi Patuh Jaya 2021

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya