Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Luar Negeri (Menlu) Jerman Heiko Maas, pada Kamis (2/9), mengatakan negara tersebut siap untuk melanjutkan kehadiran diplomatik di Kabul jika Taliban memenuhi persyaratan tertentu.
Sementara itu, Prancis mengatakan mereka belum melihat sinyal positif bahwa kelompok itu telah berubah.
"Kami ingin melihat pemerintahan yang inklusif (di Kabul), penghormatan terhadap hak asasi manusia dan perempuan yang mendasar - dan Afghanistan tidak boleh lagi menjadi tempat berkembang biak bagi terorisme internasional," kata Maas kepada wartawan di Slovenia.
Di Slovenia, Maas bertemu dengan rekan-rekan Uni Eropa untuk membahas Afghanistan menyusul berakhirnya misi internasional di sana dan pengambilalihan kekuasaan oleh Taliban atas negara tersebut.
"Jika persyaratan itu dipenuhi, dan situasi keamanan memungkinkan, kami siap untuk melanjutkan kehadiran diplomatik di Kabul," katanya.
Tidak seperti Rusia dan Tiongkok, Uni Eropa dan sebagian besar negara Barat telah menutup kedutaan mereka di Kabul, untuk mengurangi kesempatan mereka untuk secara langsung mempengaruhi pemerintah baru mana pun.
Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Yves Le Drian mengatakan kepada surat kabar Le Figaro bahwa Paris akan menilai Taliban apakah mereka mengizinkan orang meninggalkan negara itu, memungkinkan akses bantuan kemanusiaan, memutuskan hubungan dengan semua organisasi teroris, dan menghormati hak asasi manusia, terutama bagi perempuan.
"Untuk saat ini kami tidak memiliki tanda-tanda bahwa mereka mengambil arah ini," kata Le Drian.
Para menteri luar negeri tersebut mengikuti jejak para menteri pertahanan Uni Eropa, yang bertemu pada hari sebelumnya untuk melakukan pembicaraan yang juga berfokus pada cara-cara untuk mencegah krisis serupa agar tidak lepas kendali di masa depan. (CNA/Nur/OL-09)
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
LEDAKAN langka di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Selasa (11/11) menewaskan 12 orang dan melukai 20 orang. Demikian disampaikan Rumah Sakit Institut Ilmu Kedokteran Pakistan.
MANTAN Sekretaris Jenderal NATO dan Menteri Keuangan Norwegia saat ini, Jens Stoltenberg, menyebut penarikan pasukan AS dari Afghanistan sebagai kekalahan terbesar NATO.
Sedikitnya 20 orang tewas dan lebih dari 500 terluka setelah gempa 6,3 SR mengguncang Mazar-e-Sharif, Afghanistan Utara.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 mengguncang wilayah utara Afghanistan dekat kota Mazar-i-Sharif. USGS memperingatkan potensi korban jiwa ratusan dan kerusakan meluas.
Gempa bumi berkekuatan 6,3 magnitudo mengguncang Afghanistan utara dekat Mazar-i-Sharif. Belum ada laporan korban.
Kemenag menandatangani nota kesepahaman (MoU) kerja sama dengan sejumlah lembaga penerbitan dan distribusi di Mesir dalam rangkaian Cairo International Book Fair (CIBF) 2026 di Mesir.
Perundingan damai Ukraina-Rusia di Abu Dhabi, Emirat Arab, berakhir tanpa kesepakatan di tengah serangan masif rudal Rusia ke Kyiv yang memutus listrik 1,2 juta rumah warga.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Ia menilai Indonesia sebaiknya mendorong penurunan eskalasi konflik, terutama karena Indonesia telah ditetapkan sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia PBB periode 2026.
Pimpinan Komisi I DPR RI mengecam keras aksi bintang film dewasa asal Inggris, Tia Emma Billinger alias Bonnie Blue, yang dinilai melecehkan bendera Merah Putih.
AYIMUN 19th di Bangkok mempertemukan ratusan generasi muda dari 35 negara untuk belajar diplomasi global melalui lima council internasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved