Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
SEDiKITNYA 112 orang tewas di negara bagian Maharashtra, India barat, setelah hujan lebat menyebabkan tanah longsor dan membanjiri daerah dataran rendah serta memutus ratusan desa.
Bagian dari pantai barat India mengalami curah hujan hingga 594 mm selama 24 jam, memaksa pihak berwenang mengevakuasi warga dari daerah yang rentan saat mereka melepaskan air dari bendungan yang terancam meluap.
“Hujan deras yang tidak terduga memicu tanah longsor di banyak tempat dan membanjiri sungai,” kata Kepala Menteri Uddhav Thackeray, yang mengepalai pemerintah negara bagian Maharashtra, kepada wartawan.
Baca juga: Filipina Dilanda Gempa 6,7 SR
“Bendungan dan sungai meluap. Kami terpaksa melepaskan air dari bendungan, dan, karenanya, kami memindahkan orang-orang yang tinggal di dekat tepi sungai ke tempat yang lebih aman. Angkatan laut dan tentara membantu operasi penyelamatan di daerah pesisir,” tambahnya.
“Sedikitnya 38 orang tewas di Taliye, 180 km tenggara ibu kota keuangan Mumbai, ketika tanah longsor meratakan sebagian besar desa kecil itu,” kata Vijay Wadettiwar, seorang menteri di pemerintah negara bagian.
Dalam sembilan tanah longsor lainnya di bagian lain Maharashtra, 59 orang tewas dan 15 lainnya tewas dalam kecelakaan yang terkait hujan lebat.
Puluhan orang juga dikhawatirkan terjebak akibat tanah longsor di distrik Satara dan Raigad, menurut seorang pejabat pemerintah negara bagian yang meminta tidak disebutkan namanya.
“Operasi penyelamatan sedang berlangsung di berbagai tempat di Satara, Raigad, dan Ratnagiri. Karena hujan deras dan banjir sungai, kami berjuang memindahkan mesin penyelamat dengan cepat,” tuturnya.
Ribuan truk terjebak di jalan raya nasional yang menghubungkan Mumbai dengan pusat teknologi selatan Bengaluru, dengan jalan terendam di beberapa tempat, ujar pejabat pemerintah Maharashtra lainnya.
Sementara itu, tanpa listrik dan air minum di ratusan desa dan kota terputus.
Sungai-sungai juga meluap di negara bagian Karnataka dan Telangana di sebelah selatan tempat pihak berwenang memantau situasi, kata pejabat pemerintah di sana.
Hujan monsun musiman dari Juni hingga September menyebabkan kematian dan perpindahan massal di seluruh Asia Selatan setiap tahun, tetapi juga memberikan lebih dari 70% curah hujan India dan sangat penting bagi petani. (Straitstimes/OL-1)
HUJAN dengan intensitas tinggi yang terjadi sejak Senin (9/2) siang menyebabkan sebuah tanggul aliran Sungai Citalahab jebol dan meluapnya Sungai Ciseel.
Sebanyak 20 sumur bor berteknologi RO dibangun di wilayah terdampak banjir Aceh untuk menyediakan air bersih dan mendukung pemulihan warga.
Gerakan Jaga Jakarta Bersih libatkan 171 ribu warga bersama Pramono Anung dan Jusuf Kalla. Aksi rutin ini untuk cegah banjir dan kota nyaman.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
SEBANYAK 255 unit rumah di Dusun Gondang dan Dusun Tikung, Desa/Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tergenang banner luapan Kali Pacal, Rabu (4/2) malam.
Banjir Jabodetabek belum surut. Hingga akhir Januari 2026, 143 RT sempat terendam. Simak cara mencegah air masuk rumah saat banjir susulan.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Berikut adalah analisis mendalam mengenai perbedaan Virus Nipah dan COVID-19 berdasarkan data medis dan epidemiologi terkini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved