Sabtu 24 Juli 2021, 06:37 WIB

112 Orang Tewas di India Usai Hujan Deras Picu Banjir dan Tanah Longsor

Atikah Ishmah Winahyu | Internasional
112 Orang Tewas di India Usai Hujan Deras Picu Banjir dan Tanah Longsor

Medcom
Ilustrasi banjir

 

SEDiKITNYA 112 orang tewas di negara bagian Maharashtra, India barat, setelah hujan lebat menyebabkan tanah longsor dan membanjiri daerah dataran rendah serta memutus ratusan desa.

Bagian dari pantai barat India mengalami curah hujan hingga 594 mm selama 24 jam, memaksa pihak berwenang mengevakuasi warga dari daerah yang rentan saat mereka melepaskan air dari bendungan yang terancam meluap.

“Hujan deras yang tidak terduga memicu tanah longsor di banyak tempat dan membanjiri sungai,” kata Kepala Menteri Uddhav Thackeray, yang mengepalai pemerintah negara bagian Maharashtra, kepada wartawan.

Baca juga: Filipina Dilanda Gempa 6,7 SR

“Bendungan dan sungai meluap. Kami terpaksa melepaskan air dari bendungan, dan, karenanya, kami memindahkan orang-orang yang tinggal di dekat tepi sungai ke tempat yang lebih aman. Angkatan laut dan tentara membantu operasi penyelamatan di daerah pesisir,” tambahnya.

“Sedikitnya 38 orang tewas di Taliye, 180 km tenggara ibu kota keuangan Mumbai, ketika tanah longsor meratakan sebagian besar desa kecil itu,” kata Vijay Wadettiwar, seorang menteri di pemerintah negara bagian.

Dalam sembilan tanah longsor lainnya di bagian lain Maharashtra, 59 orang tewas dan 15 lainnya tewas dalam kecelakaan yang terkait hujan lebat.

Puluhan orang juga dikhawatirkan terjebak akibat tanah longsor di distrik Satara dan Raigad, menurut seorang pejabat pemerintah negara bagian yang meminta tidak disebutkan namanya.

“Operasi penyelamatan sedang berlangsung di berbagai tempat di Satara, Raigad, dan Ratnagiri. Karena hujan deras dan banjir sungai, kami berjuang memindahkan mesin penyelamat dengan cepat,” tuturnya.

Ribuan truk terjebak di jalan raya nasional yang menghubungkan Mumbai dengan pusat teknologi selatan Bengaluru, dengan jalan terendam di beberapa tempat, ujar pejabat pemerintah Maharashtra lainnya.

Sementara itu, tanpa listrik dan air minum di ratusan desa dan kota terputus.

Sungai-sungai juga meluap di negara bagian Karnataka dan Telangana di sebelah selatan tempat pihak berwenang memantau situasi, kata pejabat pemerintah di sana.

Hujan monsun musiman dari Juni hingga September menyebabkan kematian dan perpindahan massal di seluruh Asia Selatan setiap tahun, tetapi juga memberikan lebih dari 70% curah hujan India dan sangat penting bagi petani. (Straitstimes/OL-1)

Baca Juga

AFP/Medcom.id Logo

WHO Dukung Regeneron untuk Perawatan Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 24 September 2021, 17:01 WIB
Ini adalah obat pertama melawan covid-19 yang direkomendasikan WHO untuk digunakan pada pasien berisiko tinggi yang tidak parah untuk...
AFP

Direktur Pelaksana IMF Diminta Mundur

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 24 September 2021, 14:44 WIB
"Kepala IMF harus memegang cincin sementara dua pemegang saham terbesarnya, Amerika dan Tiongkok, saling berhadapan di era baru...
AFP/Brendan Smialowski

Perkuat Kerja Sama, Wapres AS Temui PM India

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Jumat 24 September 2021, 12:00 WIB
Pertemuan itu juga merupakan momen perayaan bagi 4 juta diaspora India di AS dan warga India di tanah air yang bangga dengan Harris yang...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

El Diablo Waspada Sodokan Pecco

Trek lurus sepanjang 1,2 kilometer di Circuit of The Americas, Austin, AS, dapat dimanfaatkan Pecco dengan tunggangan motor Ducati Desmosedici yang kian tangguh di beberapa seri terakhir.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya