Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH perjalanan kereta api (KA) di lintas utara Jawa mengalami keterlambatan menyusul adanya gangguan prasarana akibat luapan air yang menggenangi jalur rel.
Titik genangan terpantau berada di Jembatan 46 KM 21+9/0 pada petak jalan Stasiun Tegowanu–Stasiun Brumbung, serta Jembatan 59 KM 27+9/0 pada petak jalan antara Stasiun Gubug–Stasiun Tegowanu.
Guna menjamin keamanan dan keselamatan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) segera melakukan penyesuaian pola operasi.
Langkah antisipatif ini diambil karena luapan air tersebut berdampak langsung pada kondisi struktur prasarana perkeretaapian di wilayah terdampak.
Setelah dilakukan penanganan intensif oleh tim prasarana serta pemeriksaan menyeluruh, jalur pada kedua petak tersebut kini dinyatakan sudah aman untuk dilalui.
Namun, sebagai langkah mitigasi risiko, kereta api yang melintas masih diwajibkan menggunakan kecepatan terbatas.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menjelaskan bahwa pembatasan kecepatan ini merupakan prosedur standar keamanan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu di lokasi.
“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Keselamatan dan keamanan perjalanan tetap menjadi prioritas utama KAI. Setelah melalui proses pengecekan dan penanganan di lapangan, jalur pada petak terdampak sudah dapat dilalui kembali dengan kecepatan terbatas sebagai langkah mitigasi. Petugas kami juga terus melakukan pemantauan berkala hingga kondisi prasarana benar-benar stabil,” jelas Mahendro di Surabaya, Senin (16/2).
Sebelum jalur dinyatakan aman untuk dilalui dengan kecepatan terbatas, KAI sempat melakukan pengalihan rute sejumlah kereta api. Perjalanan dialihkan melalui lintas Brumbung–Gundih–Gambringan (jalur memutar), yang secara otomatis memicu keterlambatan pada waktu kedatangan di stasiun tujuan.
Beberapa rangkaian kereta api yang terdampak perubahan pola operasi ini antara lain:
Hingga saat ini, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan koordinasi intensif dengan seluruh pemangku kepentingan. Hal ini dilakukan guna memastikan seluruh aspek keselamatan terpenuhi sebelum operasional perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal sepenuhnya tanpa pembatasan kecepatan. (Z-1)
Dengan penambahan ini, kapasitas angkut meningkat sekitar 67 persen, dari 1.800 TEUs per bulan menjadi 3.000 TEUs per bulan.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menyampaikan terdapat 69 perjalanan KA yang mendapatkan diskon tiket promo ini di wilayah Daop 4 Semarang.
Setiap penumpang diperbolehkan membawa barang hingga 20 kg atau volume 100 dm³ (dimensi maksimal 70x48x30 cm) tanpa biaya tambahan per penumpang.
Di wilayah Daop 4 Semarang sendiri terdapat tiga depo lokomotif, yakni Depo Lokomotif Semarang Poncol, Cepu, dan Tegal, serta satu depo kereta di Semarang Poncol.
Program Motis Angkutan Lebaran 2026 telah dibuka pendaftarannya mulai Minggu, 1 Maret hingga 29 Maret 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi bertambahnya frekuensi perjalanan KA dan pelanggan selama masa angkutan Lebaran.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved