Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBUAH penelitian mengungkapkan jumlah warga negara Uni Eropa yang mencari pekerjaan di Inggris turun lebih dari sepertiga sejak Brexit.
Angka dari situs lowongan kerja Indeed menunjukkan pencarian oleh pencari kerja yang berbasis di Uni Eropa untuk pekerjaan di Inggris turun 36% pada Mei dari level rata-rata pada 2019. Pekerjaan bergaji rendah di bidang perhotelan, sektor perawatan dan gudang mencatat penurunan terbesar hingga 41%.
Dalam sebuah laporan yang menunjukkan aturan imigrasi pasca-Brexit yang lebih ketat memiliki dampak yang berbeda di atas dan di luar dampak dari pandemi covid-19. Penurunan tajam minat di antara pencari kerja UE tidak direplikasi di negara lain.
Klik pada iklan pekerjaan dari negara-negara non-UE turun hanya 1%, dan penelusuran dari Irlandia, yang warganya memiliki hak untuk tinggal dan bekerja di Inggris setelah Brexit, turun dengan jumlah yang sama selama periode yang sama.
Cuplikan itu muncul ketika bisnis Inggris kesulitan menemukan staf yang cukup untuk mengisi semakin banyak lowongan setelah tempat-tempat perhotelan dan gerai ritel diizinkan untuk dibuka kembali.
Para pemimpin bisnis telah memperingatkan bahwa kurangnya pekerja luar negeri kemungkinan akan menghambat pemulihan ekonomi Inggris dari covid-19 dan dapat menyebabkan harga barang serta jasa yang lebih tinggi karena kekurangan staf memaksa mereka menawarkan upah tinggi untuk memikat karyawan baru.
Studi yang didukung pemerintah telah menunjukkan migran UE tidak menekan upah pekerja Inggris, dan angka pasar tenaga kerja resmi belum menunjukkan tingkat pertumbuhan upah yang lebih tinggi secara material pada 2021 daripada biasanya. Akan tetapi, bisnis di beberapa sektor mengatakan kurangnya migran UE membuat mereka memasang gaji untuk menarik pekerja Inggris di tempat mereka.
Tim Martin, bos JD Wetherspoon yang mendukung Brexit, meminta pemerintah untuk meluncurkan skema visa bagi pekerja UE untuk membantu pub dan restoran merekrut lebih banyak staf.
Sekitar 1,3 juta pekerja non-Inggris diperkirakan telah meninggalkan Inggris sejak akhir 2019 karena banyak yang kembali ke negara kelahiran mereka untuk melewati pandemi di rumah. Kontrol perjalanan yang sedang berlangsung dan risiko terhadap kesehatan masyarakat terus mengecilkan hati beberapa pekerja di luar negeri, tetapi Indeed mengatakan Brexit juga berperan.
Baca juga: Parlemen Eropa Setujui Kesepakatan Dagang Brexit
Minat pencari kerja dari negara-negara non-UE, yang dipimpin oleh negara-negara Persemakmuran seperti India dan bekas wilayah Inggris di Hong Kong, meningkat tetapi tidak cukup untuk mengimbangi penurunan minat UE.
Angka resmi menunjukkan pengurangan jumlah warga negara Uni Eropa yang datang ke Inggris sejak pemungutan suara Brexit pada tahun 2016, tetapi terjadi peningkatan yang stabil pada pekerja non-Uni Eropa yang tiba di tempat mereka.
Ekonom Inggris di Indeed, Jack Kennedy, mengatakan pengusaha di sektor bergaji lebih tinggi seperti teknologi, sains, dan teknik berhasil mengimbangi penurunan minat pencari kerja UE dengan staf dari seluruh dunia.
“Tetapi peran dengan gaji rendah tidak mendapat perhatian yang sama dari pekerja asing seperti yang mereka lakukan dua tahun lalu. Artinya, pekerja rumah tangga mungkin diminta untuk mengisi kekosongan tersebut,” kata Jack.
“Namun, dengan banyak sektor, termasuk perhotelan, yang sudah berjuang untuk merekrut semua staf yang mereka butuhkan, gaji yang lebih tinggi mungkin diperlukan untuk menarik pekerja Inggris untuk mengisi peran itu,” tukasnya.(The Guardian/OL-5)
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam UK-Indonesia Education Roundtable di London.
PEMERINTAH Indonesia dan Inggris memperkuat kerja sama investasi di sektor maritim melalui pembangunan ribuan kapal nelayan dan pengembangan kampung nelayan.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Presiden Prabowo Subianto berhasil mengamankan komitmen investasi dari Inggris senilai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
Uni Eropa mengusulkan sanksi baru terhadap Rusia dengan menargetkan pelabuhan di negara ketiga, termasuk Pelabuhan Karimun di Indonesia, dalam paket sanksi ke-20.
Selain penetapan status teroris bagi IRGC, Uni Eropa juga memperluas daftar sanksi individu. Sebanyak 15 pejabat dari sektor keamanan dan peradilan Iran secara resmi masuk dalam daftar hitam.
PARA menteri luar negeri Uni Eropa untuk pertama kali dalam pertemuan pada Kamis (29/1) menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman bagi benua tersebut.
Kremlin sebut Uni Eropa inkompeten dan tolak dialog dengan Kaja Kallas terkait perang Ukraina. Moskow pilih jalur komunikasi langsung dengan AS tanpa melibatkan UE.
Presiden Zelenskyy menyatakan dokumen jaminan keamanan AS-Ukraina siap diteken usai pertemuan trilateral di Abu Dhabi. Isu teritorial masih jadi ganjalan utama.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved