Rabu 16 Juni 2021, 12:41 WIB

Trump Nilai Biden Gagal Bendung Imigran Ilegal

Henry Hokianto | Internasional
Trump Nilai Biden Gagal Bendung Imigran Ilegal

AFP/MANDEL NGAN
Presiden AS Donald Trump

 

MANTAN Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Selasa (15/6), dikabarkan akan mengunjungi perbatasan AS dengan Meksiko dalam upaya menjustifikasi kebijakan kerasnya terhadap para imigran. Trump memandang kebijakannya lebib baik ketimbang kebijakan Presiden AS Joe Biden yang lebih manusiawi.

Dalam sebuah pernyataan, Trump menyatakan akan bergabung dengan Gubernur Texas Greg Abbott untuk mengunjungi “Perbatasan selatan negara kita yang hancur” pada 30 Juni mendatang.

“Pemerintahan Biden mewarisi perbatasan terkuat, teraman, dan yang paling aman dalam sejarah AS dari saya. Akan tetapi, hanya dalam beberapa minggu, mereka mengubahnya menjadi satu-satunya krisis perbatasan terburuk dalam sejarah AS,” ujar Trump.

Baca juga: Meksiko Tawarkan AS Rencana untuk Buka Kembali Perbatasan

“Kita berubah dari memiliki keamanan perbatasan yang membuat iri dunia menjadi perbatasan tanpa hukum yang sekarang dikasihani seluruh dunia,” lanjutnya.

Trump memanfaatan data yang menunjukkan bahwa pemerintahan Biden, yang menjanjikan pendekatan yang lebih manusiawi terhadap para imigran yang melarikan diri dari kemiskinan dan kekerasan di Amerika Tengah, telah berjuang menangkis ratusan ribu orang yang mencoba melintasi perbatasan dalam beberapa bulan terakhir.

Sejak Maret hingga Mei, sudah lebih dari 530.000 orang ditangkap dan dikembalikan ke Meksiko setelah mencoba menyeberang perbatasan tanpa surat resmi, menurut Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS.

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi mengenai seberapa banyak imigran yang berhasil lolos dan masuk ke perbatasan, tetapi banyaknya upaya menunjukkan tingginya tingkat keberhasilan penyeberangan, kata petugas CBP.

Partai Republik berusaha merusak popularitas Biden dengan menyoroti apa yang mereka sebut sebagai krisis perbatasan.

Sementara itu, Abbott mengumumkan dia akan melanjutkan kembali pembangunan tembok yang direncanakan Trump di sepanjang perbatasan setelah Biden menghentikan proyek tersebut.

Texas “Akan melakukan apa yang Biden TOLAK lakukan - Melindungi para penduduk di sepanjang perbatasan selatan,” ujar Abbott di Twitter, Selasa (15/6).

Pengumuman dari Trump tersebut merupakan pertanda terakhir yang menunjukan bahwa, setelah meninggalkan Gedung Putih pada 20 Januari, Trump berniat tetap menentang Demokrat dengan kemungkinan mencalonkan diri lagi pada 2024.

Dengan kekuasaan yang kuat atas basis pemilih di Partai Republik, Trump memamerkan pengaruhnya semenjak meninggalkan gedung Putih, dengan muncul di sebuah konferensi besar Partai Republik pada Februari, dan bergabung dengan acara kandidat lokal di North Carolina dan penggalangan dana partai di Florida sejak saat itu. (AFP/OL-1)

Baca Juga

Ist

Presiden Singapura Halimah Yacob Peran SIF Jalin Kerja Sama Global

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 22:13 WIB
Presiden Singapura mengapresiasi SIF atas peran pentingnya dalam mendorong kerja sama internasional dan menjalin ikatan...
AFP/Mustafa Kamaci.

Erdogan: Hubungan Turki-Israel Tergantung Isu Palestina

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:36 WIB
Erdogan membuat pernyataan serupa dalam konferensi pers pekan lalu, mengatakan dalam menanggapi pertanyaan tentang Israel dan...
AFP/Mohammed Al-Shaikh.

Prancis Bebaskan Warga Saudi Dikira Tersangka Pembunuhan Khashoggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 08 Desember 2021, 21:22 WIB
Pria itu, yang membawa paspor atas nama Khalid al-Otaibi, ditangkap oleh polisi perbatasan Prancis di bandara utama Paris pada Selasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya