Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGERAN Harry dan Meghan Markle, Minggu (6/6), mengumumkan kelahiran putri mereka, Lilibet Diana, yang diberi nama dari nama nenek Harry Ratu Elizabeth II dan mendiang ibunda Harry, Putri Diana, setelah memburuknya hubungan pasangan itu dengan keluarga kerajaan Inggris.
Putri Pangeran Harry, yang berada di urutan kedelapan untuk menduduki singasana Kerajaan Inggris, lahir dalam kondisi sehat pada Jumat (4/6) di Santa Barbara, California dan kini telah berada di rumah bersama ibunya di Los Angeles.
"Lili diambil dari nama eyang buyutnya, Ratu Inggris, yang nama julukannya adalah Lilibet. Nama tengahnya, Diana, adalah untuk menghormati mendiang neneknya, Putri Wales," ungkap pernyataan resmi dari Harry dan Menghan.
Baca juga: Media Sosial Batasi dan Hapus Konten Palestina
"Dia memiliki berat 7 pound dan 11 ons. Baik ibu dan anak dalam kondisi sehat dan telah berada di rumah," imbuh pernyataan itu.
Tidak lama setelah pengumuman itu, ucapan selamat berdatangan dari berbagai penjuru dunia, diawali dari Perdana Menteri Inggris Boris Johnson.
"Selama untuk Duke dan Duchees of Sussex atas kelahiran putri mereka," cicit Johnson.
Pasangan Pangeran Harry dan Meghan tinggal di Los Angeles setelah tahun lalu memutuskan meninggalkan tugas mereka sebagai bagian dari kerajaan Inggris, tahun lalu.
Maret lalu, mereka melakukan wawancara dengan Oprah Winfrey yang memicu krisis terbesar di keluarga kerajaan Inggris sejak ibunda Harry meninggal dunia karena kecelakaan mobil pada 1997.
Dalam wawancara berdurasi dua jam, yang ditonton lebih dari 17 juta orang di Amerika Serikat dan lebih dari 11 juta di Inggris, Harry dan Meghan mengaku rasisme berperan dalam keputusan mereka meninggalkan keluarga kerajaan Inggris. (AFP/OL-1)
Pangeran Harry dan sejumlah pesohor seperti Elton John menggugat penerbit Daily Mail atas dugaan pencurian informasi pribadi secara ilegal selama 20 tahun.
Menilik kartu Natal keluarga kerajaan Eropa tahun 2025. Dari Pangeran William hingga Raja Charles, semua mengusung tema keakraban yang santai.
Prince Harry melontarkan sindiran tajam soal politik Amerika Serikat dan Donald Trump saat tampil mengejutkan di The Late Show with Stephen Colbert.
Meghan Markle dan Pangeran Harry melibatkan Archie dan Lilibet dalam kegiatan sosial menyiapkan makanan untuk komunitas Los Angeles bersama OBKLA.
Biografi terbaru mengungkap peringatan tegas Pangeran Philip kepada Pangeran Harry saat mengumumkan pertunangannya dengan Meghan Markle.
Hubungan Pangeran William dan Pangeran Harry yang telah membeku selama bertahun-tahun, tampaknya mulai menunjukkan tanda-tanda pencairan.
Indonesia menegaskan komitmen dalam melindungi keanekaragaman hayati dunia melalui penguatan hutan adat, perlindungan satwa liar, dan pemberantasan kejahatan satwa.
Raja Charles III menyampaikan pesan Natal yang menyentuh dari Westminster Abbey. Ia menekankan semangat gotong royong, "digital detox," dan pentingnya kerukunan antarumat beragama.
Pangeran William mengajak putranya, Pangeran George, menjadi relawan di penampungan tunawisma. Kunjungan ini mengulang memori saat William diajak mendiang Putri Diana.
Departemen Kehakiman AS merilis ribuan dokumen Jeffrey Epstein. Termasuk foto Andrew Mountbatten-Windsor bersama sejumlah perempuan dan Ghislaine Maxwell.
Andrew Mountbatten-Windsor resmi kehilangan seluruh gelar kerajaan, termasuk Order of the Garter dan Royal Victorian Order, atas perintah Raja Charles III.
Raja Charles resmi mencabut gelar Pangeran Andrew dan memerintahkannya keluar dari Royal Lodge di Windsor, buntut skandal Epstein yang kembali mencuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved