Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKUTU utama pemerintah Suriah, Iran, mengucapkan selamat kepada Presiden Bashar al-Assad, Jumat (28/5), atas kemenangan telaknya dalam pemilihan umum, menggambarkannya sebagai langkah besar menuju pemulihan perdamaian setelah satu dekade perang saudara.
Hasil resmi yang diumumkan Kamis (27/5) malam memberi Assad lebih dari 95% suara dalam pemilihan Rabu (26/5) yang diadakan di daerah-daerah yang dikuasai pemerintah. Ini memperluas cengkeramannya pada kekuasaan untuk masa jabatan keempat.
"Republik Islam Iran mengucapkan selamat kepada Presiden Assad dan rakyat Suriah yang tangguh atas kemenangan menentukan mereka dalam pemilihan ini," kata Kementerian Luar Negeri Iran dalam pernyataan.
"Penyelenggaraan pemilu yang sukses dan jumlah pemilih yang besar oleh rakyat Suriah menandai langkah besar dalam membangun perdamaian."
Sekutu penting Assad lain, Rusia, juga mengucapkan selamat kepadanya, Jumat. Rusia memuji kemenangan yang menentukan sebagai langkah penting menuju penguatan stabilitas internal. (AFP/OL-14)
Di balik ketegangan NATO, media pemerintah Rusia justru memuji rencana Donald Trump mencaplok Greenland. Apakah ini taktik pecah belah Barat?
PENGAMAT militer Khairul Fahmi, mencurigai adanya jalur klandestin atau perantara yang memfasilitasi rekrutmen eks personel Brimob Bripda Rio menjadi tentara bayaran Rusia
Pengamat kepolisian Bambang Rukminto menyoroti kasus Bripda Muhammad Rio, mantan personel Satuan Brimob Polda Aceh, yang diketahui bergabung dengan pasukan tentara bayaran di Rusia
Seorang anggota dapat dijatuhi PTDH jika meninggalkan tugasnya secara tidak sah (desersi) dalam waktu lebih dari 30 hari kerja secara berturut-turut.
Desersi adalah tindakan meninggalkan tugas atau dinas tanpa izin pimpinan dalam jangka waktu tertentu dengan maksud untuk tidak kembali lagi.
RUSIA dan Tiongkok siap mendukung Iran yang dilanda protes dan diancam oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Namun, dukungan itu akan berkurang jika AS melakukan aksi militer.
Presiden AS Donald Trump menolak memberikan kepastian terkait langkah militer terhadap Iran di tengah meningkatnya ketegangan kedua negara.
Memang realisme politik Trump untuk menahan kemerosotan AS merupakan preseden yang mengancam tatanan internasional.
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengakui ribuan orang tewas dalam aksi protes anti-pemerintah. Ia menuding campur tangan AS dan Donald Trump sebagai pemicu kekerasan.
Presiden Iran Pezeshkian mengeklaim AS & Israel adalah dalang kerusuhan.
Otoritas Iran mengeklaim telah menahan 3.000 orang. Di sisi lain, David Barnea (Mossad) bertemu utusan Donald Trump bahas serangan militer.
Situasi di berbagai kota besar Iran dilaporkan sunyi senyap menyusul tindakan keras mematikan dari otoritas keamanan setempat yang berhasil meredam gelombang protes besar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved