Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Malaysia membatasi waktu operasi perniagaan mulai dari jam 08.00 hingga jam 20.00 berdasarkan Perintah Kawalan Pergerakan (PKP) 3.0 yang diberlakukan saat ini.
"Operasi perniagaan di seluruh negara (provinsi) dibatasi dari jam delapan pagi hingga delapan malam saja mulai 25 Mei," ujar Menteri Senior Pertahanan Ismail Sabri Yaakob dalam acara jumpa pers bersama Dirjen Kementerian Kesehatan Dr Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Sabtu (22/5).
Dia mengatakan dua strategi untuk mengurangi pergerakan warga adalah mengurangi pekerja di kantor serta membatasi waktu operasi sektor ekonomi.
Ismail Sabri mengatakan gerakan bekerja dari rumah 80 persen melibatkan sektor umum dan 40 melibatkan sektor swasta.
"Untuk memastikan pergerakan dapat dikurangi, 80 persen pegawai pemerintah akan bekerja dari rumah yang melibatkan sebanyak hampir 750.000 orang," katanya.
Selain itu, sektor swasta juga akan mengurangi jumlah pekerja yang hadir pada hari biasanya menjadi hanya 60% manakala 40% lagi akan bekerja dari rumah. Pelaksanaan aturan tersebut melibatkan sebanyak hampir 6.1 juta pekerja di sektor itu.
"Operasi kedai makan dari delapan pagi hingga delapan malam saja. Shopping mall juga dibatasi hingga delapan malam saja. Setelah jam delapan malam kita tidak perlu keluar rumah karena hampir semua operasi perniagaan hingga delapan malam saja," katanya.
Pada kesempatan yang sama, Ismail menegaskan bahwa kain selain masker tidak boleh dijadikan alasan bagi warga untuk tidak memakai masker.
"Niqab atau faceshield tanpa masker akan dikenakan tindakan Undang Undang di bawah Akta 342," katanya.
Sementara itu, Noor Hisham Abdullah meminta masyarakat untuk selama dua minggu tetap berada di rumah, mematuhi aturan PKP, serta memberi ruang pada KKM untuk mengurangi kasus-kasus Covid-19 di rumah sakit dan ICU.
"Sebaran infeksi Covid-19 kini bukan hanya droplets, tetapi airborne atau bawaan udara," katanya.
Dia juga melaporkan bahwa pada Sabtu terdapat 4.694 pasien sembuh dari Covid-19 dan bahwa kasus harian mencapai 6.320 orang.
"Sebanyak 50 kasus kematian baru dilaporkan KKM pada hari ini. Terdapat 53.682 kasus aktif," katanya. (Ant/OL-09)
KOLABORASI lintas negara dalam hal peningkatan layanan kesehatan dinilai sebagai hal yang penting untuk mendukung ekosistem kesehatan global.
Ernest Zacharevic menggugat AirAsia dan Capital A ke Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur. Maskapai tersebut diduga menggunakan karya muralnya tanpa izin untuk branding pesawat.
Panduan lengkap cara nonton Olimpiade Musim Dingin 2026 Milano Cortina di Indonesia. Link streaming resmi, jadwal TVRI Sport, dan tips nonton gratis.
Temukan profil lengkap atlet dan negara ASEAN yang berlaga di Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026. Thailand hingga Singapura siap beraksi!
Indi juga menyoroti mode transmisi virus nipah di Malaysia yang merupakan zoonotik, yakni dari babi ke manusia. Sehingga penularan virus nipah antarmanusia sangat terbatas.
KOLABORASI disebut sebagai salah satu hal utama yang harus dikuatkan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan lintas negara. khususnya antara Indonesia dan Malaysia.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Kehadiran Prabowo dalam forum tersebut menunjukkan komitmen Indonesia untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi strategis dengan Inggris.
Tantangan pelaku usaha terkini yaitu cara mengelola kolaborasi tim, komunikasi, dan proses kerja secara efisien dalam satu sistem yang terintegrasi.
Pelaku menyerang siapa saja yang mudah ditembus. Mereka tidak peduli apakah Anda perusahaan besar atau kecil. Jika Anda lengah, Anda akan menjadi korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved