Rabu 19 Mei 2021, 01:09 WIB

Universitas yang Didirikan Jack Ma Berganti Nama

Mediaindonesia.com | Internasional
Universitas yang Didirikan Jack Ma Berganti Nama

alamy.com
Ilustrasi

 

Hupan University yang didirikan oleh pendiri raksasa e-dagang Alibaba, Jack Ma, berganti nama, demikian media Tiongkok, Selasa (18/5).

Baca juga : Gojek dan Tokopedia Berkolaborasi Bentuk Group GoTo

Video dan foto yang tersebar luas di sejumlah media sosial di Tiongkok memperlihatkan beberapa pekerja menghapus nama "Hupan University" di Kota Hangzhou, Provinsi Zhejiang, yang dipahat di plakat batu.

Pihak Hupan, sebagaimana dilaporkan media setempat, memastikan nama kampus tersebut berganti menjadi Zhejiang Hupan Entrepreneurship Research Center untuk menghindari kesalahpahaman.

"Hupan terdaftar sebagai organisasi nonperusahaan swasta. Sejak didirikan bukan merupakan lembaga pendidikan sekolah formal," demikian pihak Hupan University.

Nama universitas tersebut di sejumlah medsos, termasuk akun resmi Weibo yang memiliki 100.000 pengikut, telah diganti menjadi Hupan Entrepreneurship Research Center.

Beberapa warganet Tiongkok berspekulasi bahwa pergantian nama itu mengindikasikan penangguhan sementara operasional kampus menyusul denda yang dijatuhkan oleh regulator pasar Tiongkok terhadap Alibaba sebesar US$2,8 miliar atas tuduhan monopoli.

Informasi pendaftaran mahasiswa baru tahun akademik 2021 juga sudah tidak ada di laman resmi universitas tersebut.

Ma mendirikan Hupan University pada 2015. Dia juga terpilih sebagai rektor universitas tersebut.

Dalam memperkenalkan kampusnya, Ma menyatakan Hupan akan berlanjut hingga 300 tahun dan dalam 30 tahun akan membimbing 3.000 pengusaha di Tiongkok.

Persyaratan masuk Hupan University sangat ketat. Pelamar harus seorang perintis perusahaan paling tidak selama tiga tahun dan memiliki lebih dari 30 karyawan serta menghasilkan pendapatan sebesar 30 juta yuan per tahun.

Selain itu, pelamar juga perlu memberikan bukti pembayaran pajak bisnis mereka dan memberikan tiga surat rekomendasi, setidaknya salah satunya harus bersertifikat perguruan tinggi.

Jack Ma sempat menghilang setelah mengkritik bank-bank konvensional di Tiongkok bermental pegadaian dalam pidatonya di Bund Summit, Shanghai, pada Oktober 2020.  (Ant/aol-12)

 

Baca Juga

Ist/globalhealth

WHO Ingatkan Penggunaan Masker Kain Tidak Mampu Cegah Omikron

👤Atalya Puspa 🕔Jumat 21 Januari 2022, 16:41 WIB
Direktur WHO untuk Kesehatan Global Lawrence Gostin mengatakan untuk melindungi dari varian delta pun masker kain hanya memiliki...
Kenzo TRIBOUILLARD / AFP

Tiongkok Kecam Parlemen Prancis Sebut Beijing Lakukan Genosida Uighur

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 16:26 WIB
Barat menyebut kekerasan yang dilakukan oleh Tiongkok terhadap warga muslim Uighur sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan...
Prakash SINGH / AFP

Kasus Covid Turun, New Delhi akan Cabut Penerapan Jam Malam

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 21 Januari 2022, 15:06 WIB
Jumlah kasus baru di Delhi telah berkurang lebih dari setengahnya dari puncak 28.867 pada 13 Januari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya