Selasa 11 Mei 2021, 10:42 WIB

Uni Eropa Serukan Penghentian Kekerasan Israel-Palestina

Basuki Eka Purnama | Internasional
Uni Eropa Serukan Penghentian Kekerasan Israel-Palestina

AFP/SAID KHATIB
Api membumbung akibat serangan udara Israel ke wilayah Rafah, Jalur Gaza.

 

MENINGKATNYA kekerasan di Tepi Barat, Jalur Gaza, dan Jerusalem Timur harus segera dihentikan. Hal itu diserukan oleh juru bicara Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Josep Borrell, Senin (10/5).

"Penembakan roket dari Gaza di arah warga sipil di Israel tidak bisa diterima dan hanya meningkatkan ketegangan," ujar juru bicara itu.

Seruan itu dinyatakan ketika Israel melancarkan serangan udara ke Gaza sebagai balasan atas serangan roket militan Palestina yang disebut 'Negeri Zionis' itu tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca juga: Rumah Sakit Jerusalem Timur Dipenuhi Korban Bentrokan Al-Aqsa

Peningkatan ketegangan antara kedua pihak itu terjadi beberapa hari setelah bentrokan antara polisi Israel dan warga Palestina di sekitar Masjid Al-Aqsa.

Uni Eropa menyerukan kepada kedua pihak untuk menghentikan aksi kekerasan.

"Meningkatnya kekerasan di Tepi Barat, termasuk Jerusalem Timur, serta Jalur Gaza harus segera dihentikan," ungkap Uni Eropa.

"Semua pemimpin memiliki tanggung jawab mengatasi ekstremisme. Status quo di situs suci harus dihormati semua pihak."

"Kami menyerukan agar semua pihak berusaha meredakan ketegangan. Korban sipil yang lebih banyak harus dicegah," pungkas Uni Eropa. (AFP/OL-1)

Baca Juga

AFP/Atta Kenare.

Raisi Tolak Bertemu Biden tapi Ingin Hubungan dengan Saudi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 21 Juni 2021, 22:49 WIB
Raisi, seorang ulama ultrakonservatif yang mengepalai peradilan Iran, akan menggantikan Presiden moderat Hassan Rouhani pada...
AFP/Mohammed Abed.

Hamas Kecam Israel tidak Ingin Akhiri Krisis Kemanusiaan di Gaza

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 21 Juni 2021, 22:16 WIB
Wilayah Mediterania yang padat, rumah bagi sekitar dua juta warga Palestina di bawah blokade Israel sejak 2007, itu dihancurkan oleh...
AFP

Myanmar Laporkan Kasus Covid-19 Tertinggi Sejak Kudeta

👤Nur Aivanni 🕔Senin 21 Juni 2021, 16:28 WIB
Sejak militer mengambil alih kekuasaan, tidak jelas sejauh mana tes covid-19 di Myanmar, serta berapa banyak warga yang sudah divaksin...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Jangan Gagap Lindungi Nasabah di Era Digital

ERA pandemi covid-19 berdampak pada berpindahnya aktivitas masyarakat di area digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya