Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERWAKILAN negara-negara bagian Amerika Serikat (AS), Senin (10/5), meminta pendiri Facebook Mark Zuckerberg untuk membatalkan rencana meluncurkan versi Instagram untuk anak-anak.
Dalam surat terbuka kepada Zuckerberg, sebanyak 44 jaksa agung negara bagian AS menyebut hal itu sangatlah berbahaya.
Mereka menyebut ancaman dari Instagram untuk anak-anak mencakup perundungan daring, predator anak, kesehatan mental, serta kegagalan Facebook dalam melindungi data pribadi penggunanya.
Baca juga: Ini Deretan Gim Google Doodle Terpopuler
"Bukan hanya media sosial bisa berbahaya bagi anak-anak usia dini, rencana ini juga membuat anak-anak terekspos pada predator seksual," ujar Jaksa Agung New York Letitia James.
"Ada terlalu banyak kekhawatiran sehingga kami tidak bisa membiarkan Facebook meluncurkan Instagram Kids. Kami meminta Facebook untuk menundanya," imbuhnya.
Permintaan itu serupa dengan yang dilontarkan lembaga hak anak yang telah meminta Zuckerberg merilis versi Instagram untuk anak-anak praremaja.
Instagram tengah berencana meluncurkan versi media sosial mereka untuk anak-anak di bawah usia 13 tahun dengan pengawasan orangtua. (AFP/OL-1)
Berdasarkan data dari situs pemantau gangguan Downdetector, laporan mulai meroket sejak pukul 07.40 WIB. Skala gangguan ini cukup luas, mencakup pengguna di Amerika Serikat, Eropa
Melalui platform seperti YouTube dan Instagram, Endar Yuliwanto tidak hanya membagikan rutinitas harian seorang pegawai, tetapi juga membedah perspektif mendalam mengenai kewirausahaan.
Menkomdigi tetapkan 8 platform (TikTok, Instagram, Roblox, dll) dilarang bagi anak di bawah 16 tahun per 2026. Simak alasan darurat digital selengkapnya.
Mark Zuckerberg bersaksi di pengadilan Los Angeles terkait keamanan Instagram bagi remaja. Terungkap dokumen internal soal efek negatif filter kecantikan dan data pengguna di bawah umur.
Mark Zuckerberg berhadapan dengan juri dalam sidang perdana gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap strategi Meta dalam menjaring pengguna remaja.
Mark Zuckerberg akhirnya bersaksi di depan juri terkait gugatan kecanduan media sosial. Dokumen internal mengungkap jutaan anak di bawah umur bebas akses Instagram.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved