Rabu 05 Mei 2021, 09:06 WIB

PM Netanyahu Kehilangan Mandat untuk Bentuk Pemerintah Israel

 Nur Aivanni | Internasional
PM Netanyahu Kehilangan Mandat untuk Bentuk Pemerintah Israel

Ronen ZVULUN / POOL / AFP
PM Israel Benjamin Netanyahu saat mengunjungi lokasi kericuhan kegiatan agama Yahudi di Koat Meron, Israel, Jumat (30/4).

 

MANDAT Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu untuk membentuk pemerintahan berakhir pada Rabu. Itu memberikan saingannya kesempatan untuk mengambil alih kekuasaan dan mengakhiri masa jabatan perdana menteri.

Netanyahu, yang diadili atas tuduhan korupsi yang bantahnya, memiliki waktu 28 hari untuk mengamankan koalisi setelah pemungutan suara pada 23 Maret 2021, yang keempat di Israel dalam waktu kurang dari dua tahun.

Partai Likud memenangkan kursi terbanyak dalam pemungutan suara itu, tetapi dia dan sekutunya tidak mendapatkan mayoritas mutlak di 120 kursi di parlemen Israel Knesset. Netanyahu telah berkuasa dari tahun 1996 hingga 1999 dan sekali lagi sejak 2009.

Dalam sebuah pernyataan, Kantor Presiden Reuven Rivlin mengatakan bahwa Netanyahu telah memberi tahu pihak kepresidenan bahwa dia tidak dapat membentuk pemerintahan dan mengembalikan mandat kepada presiden.

Rivlin mengatakan dia akan menghubungi para pemimpin politik pada Rabu (5/5) pagi terkait kelanjutan proses pembentukan pemerintahan.

Dia dapat memberikan mandat baru selama 28 hari kepada anggota parlemen lain, dengan pemimpin oposisi Yair Lapid menjadi pilihan yang paling mungkin setelah partai sentrisnya Yesh Atid menempati posisi kedua dalam pemungutan suara.

Lapid telah mengonfirmasi bahwa dia menawarkan Naftali Bennett kesempatan untuk menjadi perdana menteri dalam koalisi bergilir, untuk mengakhiri masa jabatan Netanyahu.

"Ada kesempatan bersejarah. Untuk mendobrak penghalang di jantung masyarakat Israel. Untuk menyatukan agama dan sekuler, kiri dan kanan dan tengah," kata Lapid, pada Senin. (AFP/Nur/OL-09)

Baca Juga

AFP/ DIPTENDU DUTTA

PM India Modi tak Hadiri Pertemuan G7 karena Situasi Covid-19

👤Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 12 Mei 2021, 12:10 WIB
Keputusan untuk tak menghadiri KTT para pemimpin di Cornwall, Inggris, datang ketika India melaporkan 329.942 kasus baru dan 3.876 kematian...
AFP/ERNESTO BENAVIDES

Peru Selidiki Suntikan Kosong Vaksin Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 12 Mei 2021, 11:36 WIB
Kementerian Kesehatan Peru mengatakan, sejauh ini, ada tiga laporan kasus suntikan yang digunakan tidak berisi vaksin setetes...
AFP/Stephane LEMOUTON

DK PBB akan Bertemu Soal Konflik Israel-Palestina

👤Basuki Eka Purnama, Atikah Ishmah Winahyu 🕔Rabu 12 Mei 2021, 11:13 WIB
Pertemuan pertama, yang digelar pada Senin (10/5), berakhir tanpa pernyataan pertama setelah Amerika Serikat (AS) mengaku enggan mengadopsi...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya