Senin 03 Mei 2021, 14:19 WIB

Tiongkok, Jepang, Korsel Berjanji Dukung Pemulihan Ekonomi

Nur Aivanni | Internasional
Tiongkok, Jepang, Korsel Berjanji Dukung Pemulihan Ekonomi

AFP/Nicolas Asfouri.
Seorang pria melihat ponsel cerdas di toko dalam pusat perbelanjaan di Beijing, Tiongkok, beberapa waktu lalu.

 

PARA menteri keuangan dan gubernur bank sentral dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan pada Senin (3/5) berjanji mengambil langkah-langkah yang ditargetkan untuk negara-negara yang paling terpengaruh oleh pandemi covid-19 dan berkomitmen untuk mendorong stabilitas fiskal dan keuangan.

Dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan virtual yang diadakan di sela-sela pertemuan tahunan Asian Development Bank (ADB), para menteri tersebut berjanji untuk mencapai pemulihan yang inklusif, menjaga kesinambungan fiskal jangka panjang, dan menjaga stabilitas keuangan.

Tanggapan terhadap krisis virus korona, cakupan kesehatan universal, perubahan iklim, infrastruktur berkualitas tinggi, dan transparansi utang serta keberlanjutan di negara berkembang Asia diharapkan menjadi agenda utama pada pertemuan ADB. "Prospek regional telah membaik, dengan dukungan kebijakan yang berkelanjutan dan cakupan vaksin yang terus meningkat," kata para pemimpin keuangan dari tiga negara tersebut.

"Namun, kami harus tetap waspada ketika pemulihan ekonomi tidak merata di seluruh dan dalam negara anggota, tidak pasti dan tunduk pada risiko penurunan yang tinggi," kata mereka. Tiga kekuatan ekonomi Asia itu juga mengatakan mereka akan menjajaki inisiatif baru untuk memperkuat jaring pengaman keuangan regional ASEAN Plus Three dalam pertemuan virtual pada Senin dengan 10 anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN).

 

Pada pertemuan virtual terakhir mereka pada September, para kepala keuangan dari Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, dan ASEAN--kelompok yang dikenal sebagai ASEAN Plus Three--berjanji mendorong Chiang Mai Initiative Multilateralisation (CMIM). Pada Senin, ketiga pihak itu menyebutkan meningkatnya kebutuhan untuk menanggapi tantangan struktural dan implikasi yang mendalam terhadap stabilitas ekonomi dan keuangan kawasan.

Mereka juga menggarisbawahi komitmen mereka untuk mendukung perdagangan dan investasi multilateral yang terbuka dan berbasis aturan di wilayah tersebut. (CNA/OL-14)

Baca Juga

AFP

Tiongkok Nilai AS Abaikan Penderitaan Palestina

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 14 Mei 2021, 18:38 WIB
AS memblokir pertemuan Dewan Keamanan PBB yang semula dijadwalkan pada Jumat waktu setempat, meski pertumpahan darah Israel-Palestina...
AFP

Jurnalis Jepang Dideportasi dari Myanmar

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 14 Mei 2021, 17:15 WIB
Menteri Luar Negeri Jepang Toshimitsu Motegi membenarkan bahwa wartawan tersebut meninggalkan Myanmar menuju Jepang pada Jumat...
Ilustrasi

WHO: Varian Virus Korona India-Afrika Selatan Ditemukan di AS

👤Nur Aivanni 🕔Jumat 14 Mei 2021, 13:30 WIB
Varian terbaru, varian B.1.617 dari India, katanya, telah terdeteksi dalam kasus di delapan negara Amerika, termasuk Kanada dan Amerika...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya