Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
INGGRIS mengirim tiga unit pembangkit oksigen ke India setelah pengiriman bantuan pertama minggu ini. Tiga unit pembangkit, yang disebut pabrik oksigen tersebut, masing-masing berukuran kontainer dan dapat menghasilkan 500 liter oksigen per menit.
"Kami berdiri bersama teman-teman India kami dalam perjuangan mereka melawan covid-19," kata Menteri Luar Negeri Dominic Raab dalam sebuah pernyataan pada Rabu (28/4).
"Kolaborasi internasional lebih penting dari sebelumnya, dan paket dukungan tambahan Inggris ini akan membantu memenuhi kebutuhan India saat ini, terutama untuk mendapat lebih banyak oksigen," imbuhnya.
Pengiriman baru tersebut menyusul gelombang pertama konsentrator oksigen dan ventilator dari Inggris yang tiba di India pada Selasa, dengan lebih banyak pasokan datang pada hari Jumat. Secara total, Inggris mengirimkan 495 konsentrator oksigen dan 200 ventilator ke India minggu ini. Tidak ada tanggapan segera dari Kementerian Luar Negeri tentang kapan pembangkit oksigen berukuran kontainer akan tiba.
Inggris sendiri tidak memiliki kelebihan vaksin untuk ditawarkan ke India saat ini, namun Menteri Kesehatan Matt Hancock mengungkapkan penelitian oleh para ahli di Universitas Oxford mendukung suntikan AstraZeneca. Dan itu adalah kontribusi terbesar yang dapat mereka berikan yang secara efektif berasal dari ilmu pengetahuan Inggris, bersama dengan pasokan oksigen.
baca juga: India
Jumlah kematian akibat virus korona di India melonjak melebihi 200.000 pada Rabu ketika gelombang kasus baru yang tak henti-hentinya membanjiri rumah sakit dan mengirim keluarga yang putus asa ke jalan-jalan New Delhi untuk mencari pasokan oksigen dan obat-obatan.
Amerika Serikat mengatakan akan mengirim hingga 60 juta dosis vaksin AstraZeneca covid-19 ke luar negeri, dengan India diharapkan menjadi salah satu negara penerima. Para kritikus menuduh Washington menimbun vaksin yang dikembangkan Inggris, yang tidak diizinkan di Amerika Serikat dan kemungkinan besar tidak akan diminta untuk memvaksinasi orang Amerika. (Straitstimes/OL-3)
Startup India Sarvam AI mengejutkan dunia dengan Sarvam Vision dan Bulbul, model AI lokal yang mengungguli Google Gemini dan DeepSeek dalam OCR dan suara.
Menkes Budi Gunadi Sadikin mengajak masyarakat untuk meningkatakan kewaspadaan pencegahan virus nipah terutama saat bepergian ke negara-negara seperti India dan Banglades
SEDIKITNYA 31 orang tewas dan 169 lain luka-luka ketika seorang pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya di suatu masjid Syiah selama salat Jumat di ibu kota Pakistan, Islamabad.
INDIA mengutuk serangan bom bunuh diri di suatu masjid Syiah di Islamabad, Pakistan, yang menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai 169 lainnya pada Jumat (6/2).
POLDA Bali mengungkap jaringan judi online internasional yang beroperasi di wilayah Bali.
Presiden AS Donald Trump resmi menurunkan tarif barang India menjadi 18%. Sebagai gantinya, PM Narendra Modi sepakat menghentikan pembelian minyak Rusia.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved