Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan varian covid-19 yang berkontribusi terhadap lonjakan kasus virus korona di India telah ditemukan di lebih dari selusin negara.
Badan kesehatan PBB itu mengatakan varian covid-19 B1617 yang pertama kali ditemukan di India hingga Selasa telah terdeteksi di lebih dari 1.200 urutan yang diunggah ke database akses terbuka GISAID dari setidaknya 17 negara.
"Sebagian besar urutan diunggah dari India, Inggris Raya, AS, dan Singapura," kata WHO dalam pembaruan epidemiologis mingguan tentang pandemi tersebut.
India menghadapi lonjakan kasus baru dan kematian dalam pandemi, dan kekhawatiran meningkat bahwa varian tersebut dapat berkontribusi pada bencana yang sedang berlangsung.
Ledakan infeksi di India, 350.000 kasus baru tercatat pada hari Selasa. Hal itu mendorong lonjakan kasus global menjadi 147,7 juta. Virus itu kini telah menewaskan lebih dari 3,1 juta orang di seluruh dunia.
Baca juga: Covid-19 India Diperparah Kerumunan di Rumah Sakit
WHO mengakui pemodelan pendahuluan berdasarkan urutan yang dikirimkan ke GISAID menunjukkan B1617 memiliki tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi daripada varian lain yang beredar di India, yang menunjukkan potensi peningkatan penularan.
WHO menekankan varian lain yang beredar pada saat yang sama juga menunjukkan peningkatan transmisi dan kombinasi tersebut mungkin memainkan peran dalam kebangkitan saat ini di negara tersebut.
"Memang, penelitian telah menyoroti penyebaran gelombang kedua jauh lebih cepat daripada yang pertama,” kata WHO.
Badan PBB itu juga menekankan studi lebih lanjut yang kuat tentang karakteristik B1617 dan varian lainnya, termasuk dampak terhadap penularan, keparahan dan risiko infeksi ulang, sangat dibutuhkan.(CNA/OL-5)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengatakan untuk penanggulangan kusta perlu diangkat sebagai prioritas nasional.
WHO menyatakan 500 juta perempuan di dunia terkena anemia. Yuk kenali dan ketahui cara mencegahnya.
Indonesia disebut telah mengambil langkah besar melalui pendekatan primary healthcare.
Penerapan konsep UPF secara kaku dan tanpa konteks dikhawatirkan dapat menimbulkan kebingungan konseptual, menstigma produk pangan tradisional yang sejatinya bermanfaat.
Kesehatan mental pelajar semakin memprihatinkan. Data CDC dan WHO menunjukkan tingginya depresi, pikiran bunuh diri, dan kasus bullying pada remaja di sekolah.
WHO akan bekerja sama dengan otoritas Indonesia dan mitra internasional untuk memperkuat layanan kesehatan primer, meningkatkan akses ke layanan berkualitas, termasuk imunisasi.
Menutup/melarang sementara masuknya WNA dengan riwayat perjalanan 14 hari terakhir dari 11 negara.
Berkaca pada varian Delta, Indonesia terlambat mencegah dan mengantisipasi sehingga terjadi lonjakan kasus positif
Pengumuman itu muncul saat sejumlah negara-negara di Asia memperketat perbatasan karena khawatir dengan varian baru
Sepanjang Ccvid-19 belum terkendali dan imunitas kelompok belum terbentuk, prokes ketat dan pembatasan kegiatan warga tetap perlu diutamakan oleh pemerintah.
TIM riset While Genome Sequencing (WGS) LIPI mengkonfirmasi 44 dari 61 sampel pasien Covid-19 asal Karawang, Jawa Barat terindentifikasi varian B.1617.2 atau varian Delta dan 3 Alpha.
VARIAN Covid-19 Delta, yang awalnya muncul di India, menjadi varian dominan secara global, menurut kepala ilmuwan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Soumya Swaminathan,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved